Medan Terkini

Dijadikan Tempat Konsumsi Sabu Bandit Jalanan, Gubuk Sarang Narkoba di Belawan Dimusnahkan Pom AL

Bandit jalanan, pungli jalan tol, begal, kerap memanfaatkan gubuk ini untuk mengonsumsi narkoba sebelum beraksi, maupun sesudah.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/via KODAERAL I
GUBUK NARKOBA - Momen personel Polisi Militer (Pom AL) Kodaeral I membakar gubuk yang kerap dijadikan sarang narkoba di Lingkungan 11, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (8/5/2026). Para bandit jalanan seperti pungli di jalan tol kerap konsumsi narkoba di gubuk ini sebelum beraksi. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebuah gubuk kayu berdinding papan, di tengah hutan bakau dari kejauhan tampak seperti gubuk biasa.

Namun, siapa sangka, kalau gubuk yang berada di atas rawa ini menyimpan beragam prilaku kejahatan.

Bandit jalanan, pungli jalan tol, begal, kerap memanfaatkan gubuk di Lingkungan 11, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan, ini untuk mengonsumsi narkoba sebelum beraksi, maupun sesudah.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral I, Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan, mengatakan 
pihaknya bersama Polisi Militer mendatangi menindaklanjuti laporan masyarakat.

Begitu diperiksa, ternyata benar terdapat berbagai barang bukti narkoba, yaitu tiga paket plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu-sabu, masing-masing seberat 1,30 gram, 0,98 gram, dan 0,95 gram.

Setelah itu, disaksikan Danpomal beserta personel Pom Kodaeral I, tim intel Kodaeral I, Dispen Kodaeral I, Babinpotmar Posal Medan Labuhan, Babinsa Koramil 0201-09/Medan Belawan, Kepala Lingkungan, Kasitrantib, Sekretaris Kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat, gubuk dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Bilik yang ditemukan dimusnahkan melalui pembakaran. Sementara barang bukti diamankan di Kantor Pom Kodaeral I,"kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Kodaeral I, Kolonel Laut (S) Wahyu Kurniawan, Jumat (8/5/2026).

Kolonel Wahyu menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Kamis 7 Mei kemarin, setelah mereka dapat informasi.

Namun dalam operasi ini, TNI Angkatan Laut tidak menemukan pengguna, maupun bandar.

Untuk selanjutnya mereka berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP).

Kemudian, TNI AL juga berkordinasi meningkatkan patroli gabungan di titik rawan.

"Pihak Kodaeral I menyarankan koordinasi intensif dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian setempat, peningkatan patroli gabungan di titik rawan, serta pengawasan warga sekitar."


(cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved