Medan Terkini
Gandeng PT KAI dan Kodim, Dinas SDABMBK Medan Matangkan Rencana JPO Jalan Adi Sucipto
Akses jembatan pipa yang viral dilintasi warga dan pelajar di Medan Polonia dipastikan akan dibangun jembatan baru.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Akses jembatan pipa yang viral dilintasi warga dan pelajar di Medan Polonia dipastikan akan dibangun jembatan baru.
Harapan akan hadirnya fasilitas penyeberangan yang aman bagi pejalan kaki mulai menemukan titik terang dari Pemerintah Kota Medan, Jumat (24/4/2026)
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus mematangkan rencana pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) demi menekan risiko kecelakaan di kawasan tersebut. Rapat lintas instansi terus dikebut dalam sebulan belakangan
Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Bappeda Kota Medan. Rapat tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi, bersama sejumlah pemangku kepentingan lintas instansi.
Mulai dari perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional Sumatera Utara, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, Kodim 0201/Medan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) seperti BKAD, Dinas Perhubungan, dan Kecamatan Medan Polonia.
Semuanya duduk bersama dalam satu meja.
"Sinergi ini menjadi langkah awal untuk mempercepat realisasi pembangunan yang telah lama dinantikan masyarakat," kata Kadis SDABMBK Medan, Khairul Azmi.
Kawasan Jalan Adi Sucipto sendiri dikenal sebagai jalur padat penduduk dan yang tinggi. Kondisi ini kerap membuat pejalan kaki harus memiliki jalur pintas, menghindari kendaraan saat menyeberang, sehingga kehadiran JPO dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Dalam rapat tersebut, pihak PT KAI pada prinsipnya menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan, dengan skema kerja sama yang akan disesuaikan dengan ketentuan berlaku. Dukungan serupa juga datang dari Kodim 0201/Medan yang siap membantu pelaksanaan di lapangan.
"Sebagai langkah awal, Dinas SDABMBK bersama Kodim akan melakukan penelaahan teknis terkait kondisi dan kelayakan struktur jembatan yang akan dibangun," kata Khairul Azmi.
Tak hanya itu, koordinasi lanjutan juga akan dilakukan dengan BBWS Sumatera II untuk mendapatkan rekomendasi teknis yang dibutuhkan.
Di sisi lain, aspek pembiayaan juga menjadi perhatian. Pemerintah kota akan mengkaji kebutuhan anggaran, termasuk kemungkinan penggunaan skema sewa jika diperlukan, agar pembangunan dapat segera direalisasikan tanpa menghambat proses.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan pembangunan JPO di Jalan Adi Sucipto dapat segera terwujud. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan ini nantinya diharapkan menjadi simbol hadirnya rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pejalan kaki yang setiap hari melintasi pipa PDAM sebagai jalur pintas.
(Dyk/Tribun-Medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pengadilan Tinggi Medan Kuatkan Hukuman Pria Tembak Remaja saat Tawuran di Belawan Jadi 8 Tahun |
|
|---|
| Rumah Literasi Mangrove Tanjung Rejo Resmi Berdiri, Dorong Minat Baca Anak Pesisir |
|
|---|
| Kerap Transaksi di Rel, Tukang Parkir Nyambi Pengedar Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan |
|
|---|
| Diduga Ugal-ugalan, Bentor yang Dikendarai Pelajar di Medan Terbalik, Warga Temukan Parang |
|
|---|
| Rusak 12 Batu Nisan demi Rp 15 ribu, Pria di Medan Deli Diamuk Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kadis-SDABMBK-Kota-Medan-Khairul-Azmi-rapat-koordiansi-Mulai-1.jpg)