Breaking News

Anak Bakar Rumah Orangtua

Wanita Bakar Rumah Orangtuanya di Deli Serdang, Pelaku Diduga Kesal Tak Diberi Uang Beli Sabusabu

Seorang wanita bernama Safitri nekat membakar rumah orangtuanya sendiri hingga nyaris tak tersisa.

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/HO
Safitri (35) wanita diduga mengalami gangguan kejiwaan karena nekat membakar rumah orangtuanya, Rabu (20/12/2023). Menurut pihak pemerintah Desa, ia nekat bakar rumah karena kesal tak diberi uang untuk beli narkoba. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang wanita bernama Safitri (35) warga Dusun 25, Jalan Dwikora, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara nekat membakar rumah orangtuanya sendiri hingga nyaris tak tersisa.

 Pembakaran diduga karena pelaku kesal tak diberikan uang untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.

Kepala Dusun Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Zulfan mengatakan, peristiwa terjadi pada Rabu (20/12/2023) kemarin sore.

Begitu melihat api, warga dan pemerintah setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Api baru padam ketika petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi dan berhasil dipadamkan sebelum rumah hangus tak bersisa.

Dari informasi yang didapat pihak Desa, kebakaran diduga ulah dari Safitri, anak pemilik rumah bernama Rita (65).

Pelaku selama ini mendapatkan uang untuk keperluan sehari-hari, tapi dipakai untuk membeli narkoba.

Ketika orangtuanya tidak memberi uang karena bekerja, ia ngamuk dan membakar rumah.

"Informasi yang kita dapatkan sementara, dia kesal selama ini disantuni sama mamaknya uang untuk keperluan sehari-hari. Uang tersebut untuk membeli narkoba,"kata Kepala Dusun

Setelah warga dan pemadam kebakaran selesai memadamkan api, Polisi datang mengamankan Safitri, terduga pelaku pembakaran rumah ibunya.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Agustiawan mengatakan, Safitri diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Sehingga keluarganya memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit jiwa guna penanganan lebih lanjut.

"Benar. Kemarin sudah kita amankan dan lagi proses observasi di rumah sakit jiwa karena ia diduga stres dan alami masalah kejiwaan. Motifnya seperti itu, diduga stres,"kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Agustiawan, Kamis (21/12/2023).

(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved