Medan Terkini

2 Oknum Polisi yang Todong Senpi ke Tukang Pangkas di Medan Dipatsus, 2 Warga Sipil Diproses Krimum

Polda Sumut menyatakan telah memproses laporan tukang pangkas rambut yang diduga ditodong pistol oleh oknum Polisi.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KASUS PENGANIAYAAN - Seorang oknum polisi mengeluarkan senjata api jenis pistol mengarahkan pistol tersebut ke arah tukang pangkas di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) 

Sesampainya di simpang lampu merah Glugur darat, tepatnya di Jalan Bambu, Viky bersama temannya diikuti oleh sekelompok orang berjumlah 4 orang yang mengaku sebagai oknum polisi, mengendarai tiga sepeda motor.

Oknum polisi tersebut mencoba untuk memberhentikan kendaraan si korban, namun dengan kondisi jalan yang gelap membuat korban menjadi panik sehingga menancapkan gas kendaraannya.

"Jadi ada yang manggil dan memaki kami,terus teman saya bilang siapa itu? Ia pun menyuruh teman untuk melanjutkan perjalanan," ungkap Viky Ndruru saat ditemui Tribun Medan dilokasi kejadian, Selasa (14/4/2026).

Tepatnya di Jalan Alfalah Raya, keempat oknum polisi juga mengejar korban dan memalangkan kendaraannya berupaya menghentikan korban.

Tak hanya itu, diduga empat oknum polisi, dua diataranya mengeluarkan senjata api jenis pistol, dari kantong celana.

Namun korban masih mendapat makian dari oknum polisi tersebut.

"Kami langsung kabur dan menuju kearah pangkas," ujarnya.

Hingga akhirnya, keduanya pun tiba di tukang pangkas mereka bekerja sekaligus tempat mereka tinggal.

Alih-alih untuk mendapatkan perlindungan di tempat mereka tinggal. 

Ternyata keempat oknum polisi malah mendatangi kedua korban.

"Sempat ribut adu mulut kami dengan empat oknum polisi itu, masuk ke pangkas mau bawa teman saya," lanjutnya.

Viky sempat meminta keempat oknum polisi untuk menunjukkan kartu identitas sebagai anggota polisi, namun ditolak.

Mereka malah marah-marah, memaki dan menganiaya.

"Saya tanyakan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polisi, tapi mereka tidak berani dan terus memaki dan memukuli teman saya," tuturnya.

Sementara itu, salah satu oknum polisi mencoba masuk ke dalam pangkas dan membawa temannya sembari menodongkan pistol ke kepala temannya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved