Medan Terkini

2 Oknum Polisi yang Todong Senpi ke Tukang Pangkas di Medan Dipatsus, 2 Warga Sipil Diproses Krimum

Polda Sumut menyatakan telah memproses laporan tukang pangkas rambut yang diduga ditodong pistol oleh oknum Polisi.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
KASUS PENGANIAYAAN - Seorang oknum polisi mengeluarkan senjata api jenis pistol mengarahkan pistol tersebut ke arah tukang pangkas di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut menyatakan telah memproses laporan tukang pangkas rambut yang diduga ditodong pistol oleh oknum Polisi, di tempat tukang pangkas kjr 99, Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) lalu.

Dari hasil pemeriksaan, empat  orang yang terlibat penodongan bukan semuanya Polisi, melainkan 2 warga sipil.

Untuk 2 personel Polisi sudah dilakukan penempatan khusus (Patsus) di Bid Propam Polda Sumut.

Saat ditemui, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan belum bisa merinci identitas, maupun sanksi kepada personel tersebut.

Ia menyebut, pihaknya sudah merespon dan bertindak dugaan personel melakukan pelanggaran.

"Bahwa personel yang melakukan pelanggaran akan diproses,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (17/4/2026).

Mengenai 2 warga sipil yang terlibat, Ferry mengatakan sedang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Meski demikian, belum diungkap apakah keduanya sudah ditahan atau belum.

Ferry juga belum membeberkan apakah pistol yang dipakai senjata api sungguhan atau bukan.

"Kalau yang sipil ditangani Krimum,"ungkapnya.

Sebelumnya, viral di media sosial Instagram aksi sekelompok orang yang mengaku oknum polisi melakukan intimidasi dan menganiaya karyawan potong rambut.

Tak hanya itu, diduga oknum polisi tersebut juga menodongkan senjata api kearah salah satu karyawan pangkas.

Salah seorang korban, Viky Ndruru mengungkap peristiwa penganiyaan dan penodongan pistol yang dialami di tempat ia bekerja.

Kejadian ini terjadi di tempat tukang pangkas kjr 99, di Jalan Mustafa, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 02.06 WIB. 

Saat itu, Viky bersama temannya berboncengan sepeda motor baru saja pulang dari rumah saudara di Helvetia.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved