Temuan Mayat di Indekos Medan

Polda Sumut Selidiki Laporan Kejanggalan Kematian Mahasiswi Unimed, Anak Anggota DRPD Tebingtinggi

Polda Sumut mengatakan telah menerima laporan dari Abang kandung Maria Agustina Naibaho (23) mahasiswi Universitas Negeri Medan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Alija Magribi
RUMAH DUKA - Tangis keluarga pecah saat menerima jenazah Maria Agustina br Naibaho, Putri Anggota DPRD Tebingtinggi di rumah duka, Jumat (13/3/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Polda Sumut mengatakan telah menerima laporan dari Abang kandung Maria Agustina Naibaho (23) mahasiswi Universitas Negeri Medan, ditemukan tewas dalam kamar indekos di Jalan Rela, Kecamatan Medan Tembung.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, laporan dugaan tindak pidana masih diproses.

Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan alat bukti, dan memeriksa saksi guna memperoleh kepastian hukum apakah korban tewas dibunuh atau hal lain.

"Laporan sedang di proses,"kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Sabtu (14/3/2026).

Diketahui, kematian mahasiswi Universitas Negeri Medan (UNIMED) bernama Maria Agustina Naibaho (23) masih menyisakan misteri.

Jasadnya ditemukan pertama kali oleh pacar korban, Sanggam Elroi Marbun yang mendatangi kost korban di Jalan Rela, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Belum diketahui pasti apakah ia tewas akibat sakit, atau akibat kekerasan.

Menurut salah satu anggota keluarganya yang enggan disebut namanya, ketika ditemui di RS Bhayangkara TK II Medan, pada tubuh Maria terdapat luka memar.

Beberapa diantaranya dibawah ketiak kiri, lutut hingga bagian organ vitalnya berdarah.

Kemudian, yang membuat semakin janggal ialah, handphone Maria disebut rusak terbelah di dalam kamar kos.

Hal ini diungkapkan berdasarkan keterangan Abang kandung Maria, yang juga sebagai pelapor ke Polisi.

"Memar dibawah ketiak, memar lutut dan kelamin berdarah. Bercak darah di kamar mandi, dan handphone terbelah,"kata ungkap salah satu keluarga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (13/3/2026).

Mangatur Naibaho, ayah Maria, yang juga anggota DPRD Tebingtinggi mengatakan pihaknya telah membuat laporan resmi ke Polisi.

Laporan dilayangkan untuk mengungkap penyebab pasti kematian putrinya.

"Itu yang belum tahu saya. Lagi kita buat laporan Polisi. Namanya meninggal di tempat kos, sedikit banyaknya (curiga) pengen tahu penyebabnya,"kata Mangatur Naibaho.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved