Pemantauan Hilal

Lokasi Rukyatul Hilal atau Pemantauan Hilal di Sumut, Ada Ratusan Tempat dari Aceh Hingga Papua

Bila mengacu pada kegiatan pemantauan hilal pada tahun lalu, maka rukyatul hilal di Sumatera Utara akan dilakukan di tiga lokasi.

Editor: Array A Argus
dok/TRIBUN MEDAN
Petugas mengamati posisi hilal menggunakan teleskop di Kampus UMSU Pascasarjana di Jalan Denai Nomor 217, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (10/3/2024). Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024). 

Ringkasan Berita:
  • Pemantauan hilal atau rukyatul hilal penentuan 1 Ramadan 1447H di Sumatera Utara biasanya dilakukan di tiga tempat
  • Adapun lokasi pemantauan hilal atau rukyatul hilal di Sumut bila mengacu pada kegiatan tahun lalu, maka lokasinya ada di Rooftop Kantor Gubernur Sumatera Utara, Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Pantai Binasi di Sorkam Barat
  • Tahun 2026, BMKG Wilayah I Medan kabarnya akan turut melakukan pemantauan hilal di kantornya

 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, pemerintah dan beberapa ormas Islam akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatul hilal.

Pemantauan hilal atau rukyatul hilal merupakan tradisi penting dalam penentuan awal bulan Hijriah, khususnya untuk momentum seperti Ramadan dan Idulfitri.

Metode ini mengandalkan pengamatan langsung bulan sabit pertama setelah ijtima' (konjungsi bulan-matahari).

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ramadhan dan Doa Berbuka Puasa Puasa Arab, Latin dan Artinya

Warga mengamati posisi hilal menggunakan teropong di Kampus UMSU Pascasarjana di Jalan Denai Nomor 217, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (10/3/2024). Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024).
Warga mengamati posisi hilal menggunakan teropong di Kampus UMSU Pascasarjana di Jalan Denai Nomor 217, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (10/3/2024). Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024). (dok/TRIBUN MEDAN)

Rukyatul hilal secara harfiah berarti "pengamatan hilal", di mana rukyat adalah melihat dan hilal adalah bulan sabit muda yang muncul setelah fase bulan baru.

Proses ini dilakukan pada malam 29 setiap bulan Qamariyah untuk memastikan apakah bulan tersebut 29 atau 30 hari.

Dasar hukumnya bersumber dari hadits Nabi Muhammad SAW, seperti sabda beliau: "Puasa kalian karena melihat hilal, dan berbukalah karena melihat hilal. Jika tertutup (awan), maka genapkanlah" (HR Bukhari-Muslim).

Baca juga: Contoh Poster Ramadhan dengan Tema Anak dan Keluarga di Canva

Ini menegaskan kewajiban melihat hilal secara langsung sebagai sunnah Rasulullah, dengan status fardhu kifayah bagi umat Islam.

Pengamatan dilakukan setelah matahari terbenam pada tanggal 29 Hijriah, di lokasi terbuka dengan ufuk barat yang bersih.

Syarat syah hilal mencakup: ketinggian minimal 2° saat matahari terbenam, sudut elongasi (jarak lengkung) minimal 3°, atau umur bulan minimal 8 jam pasca-ijtima'.

Di Indonesia, Kementerian Agama mengoordinasikan rukyat nasional di puluhan titik, termasuk Medan melalui BBMKG Wilayah I.

Baca juga: Jadwal Puasa Ramadhan 1447 Hijriah Menurut Muhammadiyah Selama 30 Hari

Hasil laporan saksi adil dibawa ke Sidang Isbat untuk penetapan resmi. Jika hilal tak terlihat, bulan digenapkan 30 hari (istikmal).

Tiga Lokasi Pemantauan Hilal di Sumut

Bila mengacu pada pemantauan hilal tahun lalu, kemungkinan besar pemantauan rukyatul hilal akan dilakukan di tiga lokasi berbeda.

Adapun ketiga lokasi pemantauan hilal ini, yakni Rooftop Kantor Gubernur Sumatera Utara di Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Kemudian, Observatorium Ilmu Falak (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Jalan Denai Medan.

Baca juga: Jadwal Puasa Ramadhan 1447 Hijriah dan Salat Tarawih Muhammadiyah 2026

Petugas mempersiapkan teleskop untuk mengamati posisi hilal di Kampus UMSU Pascasarjana di Jalan Denai Nomor 217, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (10/3/2024). Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024).
Petugas mempersiapkan teleskop untuk mengamati posisi hilal di Kampus UMSU Pascasarjana di Jalan Denai Nomor 217, Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Minggu (10/3/2024). Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada Selasa (12/3/2024). (dok/TRIBUN MEDAN)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved