Medan Terkini

Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan Tegaskan Rakyat Berhak Menyerukan Tutup PT TPL

Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan menuliskan sebuah narasi yang mengatakan, rakyat berhak menyerukan tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MAURITS
TUTUP PT TPL - Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan saat berada pada doa bersama yang digelar di Samosir, Selasa (1/4/2025). Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan menuliskan sebuah narasi yang mengatakan, rakyat berhak menyerukan tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL). 

TRIBUN-MEDAN.com, TARUTUNG - Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan menuliskan sebuah narasi yang mengatakan, rakyat berhak menyerukan tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL). Narasi itu ia unggah di media sosialnya.

Ia juga menampilkan pembahasan DPR RI soal kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

"Dalam video ini tampil dua orang Anggota DPR RI yang terhormat. Sosok yang berbicara pada bagian kedua, Bapak H. Mafirion, tampak begitu tulus memperjuangkan kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat," tulisnya dalam media sosialnya, Rabu (10/12/2025).

"Dengan ketegasan yang jernih, beliau menyatakan bahwa sejak awal berdirinya, PT TPL tidak pernah lepas dari persoalan serius," sambungnya.

Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Gerak Tutup TPL adakan ritual di Makam Raja Sisingamangaraja XII sebelum aksi jalan kaki ke Jakarta pada Senin (14/6/2021).
Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Gerak Tutup TPL adakan ritual di Makam Raja Sisingamangaraja XII sebelum aksi jalan kaki ke Jakarta pada Senin (14/6/2021). (MAURITS PARDOSI/ TRIBUN MEDAN)

Ia juga menyoal Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRI yang berlangsung sebelumnya terkait persoalan yang dialami oleh masyarakat setelah hadirnya PT TPL di Tapanuli.

"Saya teringat pada Bapak Muslim Ayub, Anggota DPR RI dari Dapil Aceh, ketika dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi XIII DPR RI - rapat yang juga saya hadiri - beliau tampil membela masyarakat Tapanuli dan lingkungan hidup dengan ketegasan yang sama," lanjutnya.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Mafirion dan Bapak Muslim Ayub. Walaupun Bapak-bapak tidak berasal dari Tapanuli, namun Bapak-bapak sungguh merasakan jeritan hati masyarakat Tapanuli, jeritan seluruh makhluk hidup, dan jeritan alam yang terluka," sambungnya.

Ia juga mengatakan Martin Manurung dan Bane Raja Manalu adalah anggota DPR RI yang peduli dengan kampung halamannya.

"Anggota DPR RI dari halak hita ada Bapak Martin Manurung, Bapak Bane Raja Manalu dan mungkin ada yang lain yang peduli Bonapasogit," sambungnya.

"Kiranya Tuhan Yang Mahakuasa melimpahkan berkat-Nya atas pengabdian dan keteguhan hati Bapak-bapak," lanjutnya.

Ia juga menambahkan, aksi damai 10 November 2025 dengan lebih 10 ribu orang di Medan, itu tidak ditunggangi oleh siapapun kecuali didorong kerinduan agar Tapanuli terhindar dari bencana, seluruh masyarakat sejahtera, makhluk dan alam terpelihara.

"Masyarakat berhak menyerukan tutup TPL. Berhak," pungkasnya.

 

(cr3/tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved