Berita Langkat Terkini

Bupati Langkat Serahkan Mobil Pemadam untuk Bahorok, Kembangan Maksimal 30 Desa Wisata

Bupati mengingatkan bahwa peran pemerintah bukan sekadar regulator, melainkan penggerak utama yang menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat.

|
DOK PEMKAB LANGKAT
PENYERAHAN SANTUNAN - Bupati Langkat, Syah Afandin, saat memimpin Apel Gabungan Pemerintah Kabupaten Langkat yang dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 46 ahli waris anggota Korpri serta penyerahan satu unit mobil pemadam kebakaran, di Halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (9/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Bupati Langkat, Syah Afandin, menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Langkat.

Dalam arahannya, pria yang akrab disapa Ondim ini menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk fokus mengembangkan 30 desa wisata yang telah ditetapkan secara resmi.

Langkah ini diambil guna membuka lapangan kerja baru serta melestarikan kekayaan budaya lokal yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Langkat.

Sebagai bentuk dukungan operasional terhadap keselamatan wilayah strategis pariwisata, Bupati juga menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran khusus untuk wilayah Kecamatan Bahorok dan sekitarnya.

Optimalkan Potensi 30 Titik Harapan Baru
Ondim menjelaskan bahwa 30 desa wisata tersebut memiliki daya tarik yang sangat beragam, mulai dari wisata alam, religi, hingga sejarah dan kuliner.

Setiap desa dianggap memiliki keunikan tersendiri yang jika dikelola secara terarah akan menjadi kekuatan kolektif bagi pembangunan daerah.

Bupati menekankan lima langkah strategis untuk mendukung program ini, termasuk penguatan kolaborasi lintas sektor dan inovasi dalam melakukan branding destinasi.

"Saya mengajak semua untuk fokus pada sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian, membuka lapangan kerja, sekaligus melestarikan budaya kita, yaitu sektor pariwisata, khususnya pengembangan 30 desa wisata yang telah ditetapkan,” ucap Ondim, Senin (9/2/2026).

"Setiap desa memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Ini adalah aset kolektif kita yang harus dijaga dan dikembangkan bersama," ujarnya.

Bupati mengingatkan bahwa peran pemerintah bukan sekadar regulator, melainkan penggerak utama yang menciptakan perubahan nyata di tengah masyarakat.

Integrasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat diperlukan untuk memastikan infrastruktur pendukung di desa-desa wisata tersebut terbangun dengan baik.

Dengan kerja keras dan sinergi seluruh elemen, Ondim optimistis Langkat mampu menjadi destinasi unggulan di tingkat Sumatera Utara.

"Pemerintah Kabupaten Langkat hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai penggerak utama dalam menciptakan perubahan yang nyata. 30 desa wisata itu adalah 30 titik harapan baru bagi perekonomian kita," tegas Ondim.

Santunan Korpri dan Prestasi Digitalisasi Arsip

Pada kesempatan yang sama, Bupati bersama Wakil Bupati, Tiorita Br Surbakti, menyerahkan santunan duka cita kepada 46 ahli waris anggota Korpri dengan total nilai Rp115 juta.

Santunan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian organisasi terhadap keluarga anggota yang telah mendedikasikan hidupnya untuk daerah.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved