Citra Destinasi Muda dan Energik, Paduan Musik Elektronik, Air, dan Kuliner Pikat Pengunjung
Ia menilai konsep konser bertema air yang digelar di pusat kota menjadi hal baru dan menarik.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, KUALA LUMPUR - Festival musik air perdana Rain Rave Water Music Festival 2026 resmi ditutup meriah dengan suguhan penampilan budaya khas Malaysia yang memikat ribuan pengunjung di kawasan Bukit Bintang, Sabtu (2/5/2026).
Sejak sore hingga malam, ruas jalan utama kawasan wisata terkenal di pusat Kuala Lumpur itu dipadati masyarakat lokal mau pun wisatawan mancanegara yang ingin menikmati kemeriahan festival bertema ‘Where Rain Becomes Rhythm’ tersebut.
Festival ini menghadirkan perpaduan musik elektronik, permainan air, kuliner, hingga pertunjukan budaya tradisional Malaysia sebagai penutup acara.
Salah seorang wisatawan asal Surabaya, Prytha Pramesthi, mengaku, sengaja datang selama tiga hari untuk menikmati festival tersebut. Ia menilai, Rain Rave menghadirkan pengalaman liburan berbeda dibanding biasanya.
“Aku tiga hari datang ke sini, senang banget karena sesuatu yang berbeda. Jalanan Bukit Bintang semua ditutup dari ujung ke ujung. Selain ada rave party, juga banyak makanan,” ujarnya.
Menurut Prytha, suasana festival semakin menarik karena tidak hanya menyuguhkan pesta musik, tetapi juga kekayaan budaya Malaysia.
Baca juga: Promosikan Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Seminar Destinasi di Medan
“Nggak cuma party ya, juga ada penampilan budaya dari Malaysia,” katanya.
Antusiasme serupa juga disampaikan wisatawan asal Kamboja, Farin. Ia menilai konsep konser bertema air yang digelar di pusat kota menjadi hal baru dan menarik.
“Menurut saya, konser air ini sangat baru dan luar biasa. Banyak orang dari berbagai negara datang dan menikmati musik serta permainan air. Ada juga DJ terkenal yang tampil. Acara ini sangat bagus untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Malaysia,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan media internasional yang hadir dalam program Mega Fam Rain Rave Water Music Festival 2026.
Ia mengatakan, sebanyak 41 perwakilan media dari 10 negara turut ambil bagian, yakni Australia, China, India, Jepang, Korea Selatan, Kamboja, Indonesia, Laos, Thailand, dan Vietnam.
Menurutnya, Rain Rave menjadi pendekatan baru dalam promosi pariwisata dengan menggabungkan musik, air, budaya, dan gaya hidup dalam satu pengalaman lintas budaya yang semarak.
“Festival ini tetap berakar pada identitas Malaysia dengan pendekatan kontemporer yang mencerminkan tradisi dan kreativitas modern,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival yang digelar bertepatan dengan Hari Buruh tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan unggulan dalam kalender pariwisata Malaysia sekaligus memperkuat citra negara itu sebagai destinasi muda dan energik.
Tourism Malaysia juga mencatat tren positif kunjungan wisatawan internasional. Pada 2025, Malaysia menerima 42,2 juta wisatawan mancanegara atau naik 11,2 persen dibanding 2024.
Sementara pada kuartal pertama 2026, jumlah kunjungan mencapai 10,6 juta wisatawan, meningkat 5,4 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Melalui Rain Rave, Malaysia optimistis mampu menarik lebih banyak wisatawan menjelang program Visit Malaysia 2026.
| Nikmati Kesegaran Cameron Highlands Bazar Kea Farm Malaysia: Destinasi Wajib Pecinta Sayuran Organik |
|
|---|
| Malaysia Targetkan Wisatawan Indonesia Lewat Misi Pariwisata Spektakuler |
|
|---|
| Diplomasi Kuliner dan Kebudayaan Malaysia Kian Mendunia |
|
|---|
| Sales Mission Targetkan 9,2 Juta Wisatawan, Tourism Malaysia Roadshow ke Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rain-Rave-Water-Music-Festival-Ditutup-Penampilan-Budaya-Ribuan-Pengunjung-Penuhi-Bukit-Bintang.jpg)