Embarkasi Medan Lepas Kloter Pertama, Keberangkatan melalui Terminal Internasional Gate 12 

Mereka didampingi enam petugas haji yang terdiri dari TPHI, TPIHI, tenaga medis, dan Petugas Haji Daerah (PHD).

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
JEMAAH HAJI - Ratusan jemaah haji Kloter 01 Embarkasi Medan mengikuti proses penerimaan saat tiba di Aula Jabal Nur, Asrama Haji Medan, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 360 jemaah asal Kota Binjai dan Kota Medan berangkat ke Tanah Suci pada Rabu (22/4/2026) dini hari. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 360 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Medan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu (22/4/2026) dini hari melalui Bandara Internasional Kualanamu.

Keberangkatan ini menjadi kloter perdana dari Embarkasi Medan pada musim haji 2026 sekaligus menandai dimulainya operasional penyelenggaraan haji tahun ini.

Sebelumnya, seluruh jemaah telah resmi masuk ke Asrama Haji Medan pada Selasa (21/4) untuk menjalani tahapan persiapan akhir sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Ketua PPIH Embarkasi Medan, Dr H Zulkifli Sitorus MA, mengatakan, tahun ini terdapat peningkatan layanan keberangkatan bagi jemaah.

Jika sebelumnya jemaah diberangkatkan melalui terminal kargo, kini seluruh calon haji langsung melalui terminal internasional Gate 12 Bandara Kualanamu dengan fasilitas garbarata.

“Ini merupakan peningkatan layanan untuk memberikan kenyamanan lebih kepada jemaah. Tahun ini, jemaah diberangkatkan langsung melalui terminal internasional dengan fasilitas garbarata,” ujarnya.

Baca juga: Haji 2026: Imigrasi Sumut Sukses Kawal Kloter Pertama Embarkasi Medan

Kloter 01 terdiri dari jemaah asal Kota Binjai dan Kota Medan. Dari total 360 jemaah, sebanyak 223 orang berasal dari Binjai dan 131 orang dari Medan.

Komposisi jemaah didominasi perempuan sebanyak 212 orang, sementara laki-laki berjumlah 148 orang. Mereka didampingi enam petugas haji yang terdiri dari TPHI, TPIHI, tenaga medis, dan Petugas Haji Daerah (PHD).

Setibanya di Asrama Haji, para jemaah langsung menjalani proses penerimaan dan pembagian kartu Nusuk, yakni identitas digital yang menjadi akses utama selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Zulkifli mengingatkan agar kartu Nusuk dijaga dengan baik karena menjadi dokumen penting selama berada di Makkah, Madinah, dan Armuzna.

"Kartu Nusuk ini adalah akses resmi Bapak dan Ibu selama berada di Makkah, Madinah, dan Armuzna. Jangan sampai rusak, hilang, atau digunakan orang lain,” katanya.

Keberagaman usia juga mewarnai kloter perdana ini. Jemaah tertua tercatat atas nama Sonimin Amat Ngariman (81) asal Binjai, sedangkan jemaah termuda adalah Nazwa Mora Kania Nasution (20) asal Medan.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved