Pilihan Praktis Kembalikan Energi, Buah Kurma Paling Dicari untuk Berbuka Puasa 

Menurutnya, saat Ramadan seluruh segmen pembeli mengalami peningkatan, mulai dari rumah tangga, masjid, hingga reseller.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN
MENU RAMADAN - Owner Syurga Kurma, Susanto, memperlihatkan buah kurma di Toko Syurga Kurma, Jalan Williem Iskandar Nomor 235, Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Penjualan kurma pada awal Ramadan tahun ini disebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki awal Ramadan, kurma kembali menjadi menu wajib yang banyak dicari masyarakat untuk berbuka puasa. Selain mengikuti sunnah, kurma juga menjadi pilihan praktis untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Owner Syurga Kurma yang ada di Jalan William Iskandar No 235, Susanto, mengatakan, permintaan kurma biasanya mulai meningkat sejak satu bulan sebelum Ramadan dan mencapai puncaknya pada awal hingga pekan pertama puasa.

“Kalau grafik penjualan dibanding hari biasa, sudah mulai naik sejak sebulan sebelum puasa. Puncaknya itu H-7 sampai H+7 Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, saat Ramadan seluruh segmen pembeli mengalami peningkatan, mulai dari rumah tangga, masjid, hingga reseller.

“Rumah tangga biasanya beli kiloan karena kami juga jual eceran. Masjid banyak beli dus untuk dibagi-bagikan. Reseller juga meningkat. Jadi kalau Ramadan, semua segmen naik,” katanya.

Susanto menjelaskan, ada beberapa jenis kurma yang paling banyak diminati masyarakat, terutama pada awal Ramadan. Jenis yang paling banyak dicari adalah kurma Mesir merek Golden Valley karena dikenal luas dan harganya terjangkau.

Baca juga: Kurma yang Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes saat Ramadan, Ini Rekomendasi Penjual

“Kalau Ramadan, yang paling banyak dicari itu kurma Mesir Golden Valley. Orang awam biasanya familiar dengan kurma ini,” jelasnya.

Selain itu, kurma Sukari juga menjadi favorit pembeli karena memiliki rasa manis seperti karamel dan tekstur lembut.

“Kalau Sukari itu disukai semua orang, tidak hanya Ramadan. Sepanjang tahun juga selalu dicari,” katanya.

Ia menyebutkan, kurma yang paling manis adalah Sukari, sementara untuk rasa yang lebih ringan bisa memilih kurma Tunisia bertangkai, kurma Ajwa, mau pun kurma Rutab.

Untuk rekomendasi berbuka puasa, Susanto mengatakan, kurma Rutab menjadi pilihan yang paling dianjurkan.

“Kalau tidak ada Rutab, baru kurma kering seperti Ajwa, Tunisia, atau kurma Mesir juga bisa,” jelasnya.

Ia menambahkan, bagi masyarakat yang baru pertama kali membeli kurma, pilihan biasanya disesuaikan dengan selera. Untuk kurma kering harga terjangkau bisa memilih kurma Mesir, Khalas atau Tunisia. Sedangkan untuk kurma lembut bisa memilih Sukari, Medjool, atau kurma Anggur.

Untuk kualitas baik namun harga masih terjangkau, kurma Khalas menjadi salah satu pilihan. Sementara jika ingin kualitas lebih premium, masyarakat bisa memilih kurma Ajwa atau Medjool.

Dari sisi penyimpanan, ia menyebut, kurma kering menjadi jenis yang paling tahan lama sehingga cocok untuk stok selama Ramadan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved