600 Paket Logistik Diserahkan, Ringankan Beban Penghuni Huntara Korban Banjir
Huntara merupakan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara Indonesia bersama BUMN.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Danantara Indonesia bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), PT Perkebunan Nusantara, PT Bank Mandiri dan Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), memberikan 600 paket barang perlengkapan rumah tangga untuk kebutuhan penghuni Rumah Hunian Danantara (huntara).
Barang-barang berupa lemari portable, pemasak nasi (rice cooker), tikar, serta paket sembako diserahkan secara simbolik oleh Managing Director Holding Operasional Danantara Indonesia sekaligus ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) dan Ketua Ikatan Alumni FE Universitas Sumatera Utara Agus Dwi Handaya kepada perwakilan pemerintah daerah yakni Camat Karang Baru, Bapak Fachrurazi Syamsuyar.
Agus Dwi Handaya saat menyerahkan bantuan tersebut mendoakan agar para penghuni huntara merasa nyaman. Ia juga berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban penghuni huntara dan masyarakat segera melanjutkan hidup dan beraktivitas sehari-hari bersama keluarga.
Huntara merupakan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara Indonesia bersama BUMN.
Baca juga: Huntara di Sumut Ditargetkan Rampung Akhir Januari, Begini Kata BNPB
Untuk wilayah Aceh Tamiang, huntara dibangun mencapai 600 unit dan telah diresmikan Presiden RI dan sudah ditempati para penyintas bencana. Saat ini program huntara dilanjutkan ke wilayah lain di Sumatera yang juga terdampak bencana.
Agus Dwi Handaya mengungkap, Danantara Indonesia dan Pemerintah Indonesia beserta BUMN aktif berkontribusi memperbaiki infrastruktur di wilayah terdampak bencana sejak awal dimulai dari fase tanggap darurat hingga ke tahap recovery.
Berupa bantuan logistik, posko kesehatan, dan dapur umum diaktifkan melalui berbagai jalur termasuk pengiriman melalui jalur udara. Pada saat yang sama juga dilakukan recovery untuk infrastruktur pendukung berupa listrik, telekomunikasi, dan akses perbankan.
Dia melanjutkan keterlibatan Danantara Indonesia bersama BUMN pada pemulihan pascabencana di Sumatera, tidak hanya terbatas pada bantuan logistik dan layanan perbankan, infrastruktur, pasokan air bersih, jaringan listrik dan telekomunikasi, melainkan juga memastikan masyarakat memiliki pondasi yang kuat untuk bangkit baik dari sisi mental mau pun pemulihan ekonomi.
“Hunian sementara (huntara) ini menjadi solusi krusial bagi saudara-saudara kita di Aceh yang kehilangan tempat tinggal. Kami memastikan hunian ini memenuhi standar 'Layak', artinya tidak sekadar memberikan atap, tetapi memberikan rasa aman, nyaman, dan bermartabat agar warga bisa kembali produktif," ujar Agus.
Direktur Human Capital Perkebunan Nusantara (PTPN Group) yang juga Sekjen FHCI, Endang Suraningsih mengatakan, program ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi dan nilai kebermanfaatan Danantara Indonesia dan kolaborasi BUMN untuk masyarakat.
“Program ini merupakan wujud nyata dari semangat kolaborasi dan nilai kebermanfaatan BUMN (BSI, PTPN, Mandiri) untuk masyarakat. Melalui penyerahan bantuan logistik di huntara ini, kami berharap para penyintas dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang dan aman pasca-musibah,” katanya.
| Bantuan Bencana Menumpuk di Sibolga, Bobby Akui Belum Terima Informasi Detail |
|
|---|
| Pemkab Humbahas Salurkan Donasi Peduli Bencana, Berikut Rinciannya |
|
|---|
| Berpidato di Acara HUT Danantara, Presiden Prabowo Peringatkan Jangan Beri Laporan Palsu |
|
|---|
| Lama Hilang, Agus Salim Kini Muncul Curhat Ditinggal Istri: Biasa Makan Disuapi, Sekarang Sendiri |
|
|---|
| Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi, Total Nilai Investasi 7 Miliar Dollar AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BANTUAN-Danantara-FHCI-dan-Alumni-FE-USU.jpg)