Bantu Korban Banjir, BKKBN Sumut Beri Layanan Psikososial 

Desa Paya Perupuk menjadi salah satu titik terdampak terparah, di mana banyak warga kini hanya bergantung pada bantuan untuk bertahan.

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Eti Wahyuni
IST
BANTUAN PSIKOSOSIAL- Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr. Fatmawati, ST., M.Eng, menyapa dan memberikan pendampingan kepada anak-anak pengungsi banjir di Masjid Nurul Iman, Desa Paya Perupuk, Tanjung Pura, Langkat, Kamis (4/12/2025). Dukungan psikososial ini menjadi bagian dari upaya BKKBN membantu pemulihan warga terdampak bencana. 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Di saat masyarakat di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga belum sepenuhnya pulih dari bencana yang melanda, duka kembali datang.

Kali ini, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, diguyur banjir besar yang merendam rumah-rumah warga, memutus kenyamanan keluarga, dan membuat anak-anak kehilangan ruang aman untuk bermain.

Desa Paya Perupuk menjadi salah satu titik terdampak terparah, di mana banyak warga kini hanya bergantung pada bantuan untuk bertahan.

Dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumut, Dr Fatmawati, ST, MEng, tim turun ke lokasi pengungsian di Masjid Nurul Iman, Dusun II, Desa Paya Perupuk, Tanjung Pura, pada Kamis (4/12/2025).

Kehadiran mereka menjadi penguat bagi warga yang masih berjibaku menghadapi banjir dan ketidakpastian.

Dalam aksi tanggap darurat itu, BKKBN Sumut menyalurkan paket sembako, obat-obatan, serta makanan siap saji untuk makan siang.

Baca juga: Mandat Presiden: Memperhatikan Kesehatan Ibu Hamil, BKKBN Sumut Ikuti Talk Show Solidaritas GENTING

Bantuan diberikan kepada seluruh kelompok usia, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, hingga para lansia yang kini berada di pengungsian.

Bantuan logistik ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah terbatasnya akses akibat banjir yang belum surut.

Tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, BKKBN Sumut melalui tim Satyagatra Mobile juga memberikan pendampingan psikososial dan kegiatan healing bagi anak-anak.

Permainan edukatif, aktivitas kreatif, hingga interaksi ceria membuat suasana pengungsian sejenak berubah menjadi lebih hangat.

Tawa dan senyum kecil yang kembali muncul menjadi bukti bahwa pemulihan emosional sama pentingnya dengan bantuan logistik dalam situasi bencana.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. BKKBN hadir untuk membantu, menguatkan, dan mendampingi, terutama anak-anak dan kelompok rentan yang paling terdampak,” ujar Dr Fatmawati.

BKKBN Sumut memastikan akan terus melakukan koordinasi dan respons cepat di lapangan untuk mendukung penanganan banjir secara optimal.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, BKKBN berharap masyarakat Tanjung Pura dapat segera bangkit, memulihkan kehidupan, dan kembali menatap masa depan dengan lebih kuat.

 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved