Berita Internasional
Dilarang Kenakan Gaun Pengantin Warna Putih, Wanita Ini Akhiri Hubungannya dan Batalkan Pernikahan
Keputusan tersebut diambil setelah perselisihan serius yang mengungkap perbedaan pandangan mendasar di antara keduanya menjelang hari pernikahan.
Penulis: Istiqomah Kaloko | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita membatalkan pertunangannya setelah calon suaminya melarang dirinya mengenakan gaun pengantin berwarna putih dengan alasan yang dinilai tidak masuk akal.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadi perselisihan serius yang mengungkap perbedaan pandangan mendasar di antara keduanya menjelang hari pernikahan.
Dikutip dari Sanook, Sabtu (9/5/2026), dalam ceritanya, wanita tersebut menjelaskan bahwa dirinya telah menjalin hubungan dengan tunangannya sejak usia 21 tahun, setelah sebelumnya mengalami putus hubungan dengan mantan kekasih.
Baca juga: Kisah Cinta Berujung Maut, Wanita Diduga Diracun Kerabat Sendiri demi Jaga Nama Baik Keluarga
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya kehilangan keperawanan pada usia 18 tahun, jauh sebelum menjalin hubungan dengan pria yang kini menjadi mantan tunangannya.
Pasangan tersebut telah resmi bertunangan dan merencanakan pernikahan yang akan digelar 10 bulan setelah acara pertunangan.
Seluruh persiapan berjalan sebagaimana mestinya hingga mendekati hari pernikahan, ketika sang pria tiba-tiba mengajukan permintaan yang tidak terduga.
Dalam unggahannya, wanita itu menyebut bahwa tunangannya secara tegas melarang dirinya mengenakan gaun pengantin berwarna putih pada hari pernikahan.
Permintaan tersebut disampaikan dengan nada yang cenderung memerintah.
Namun, sang wanita mengaku tidak memahami alasan di balik larangan tersebut, mengingat gaun putih secara umum telah menjadi pilihan utama bagi sebagian besar pengantin wanita.
Ia pun memutuskan untuk tidak mengikuti permintaan tersebut dan tetap memilih gaun pengantin berwarna putih.
Keputusan ini kemudian memicu konflik besar di antara keduanya. Sang pria diketahui sangat marah ketika mengetahui bahwa tunangannya tidak mengindahkan permintaannya.
Dalam pertengkaran tersebut, pria itu mengemukakan alasannya melarang penggunaan gaun putih.
Ia beranggapan bahwa warna putih melambangkan kesucian, sehingga tidak pantas dikenakan oleh wanita yang telah kehilangan keperawanannya.
Pernyataan tersebut memperkeruh suasana dan memperbesar konflik yang terjadi.
Tidak hanya itu, pria tersebut juga diketahui telah membicarakan hal pribadi tersebut kepada rekan kerja dan ibunya.
Ia mengungkapkan bahwa tunangannya sudah tidak “suci”, sebuah tindakan yang kemudian dianggap melanggar batas privasi oleh sang wanita.
Menanggapi sikap dan pandangan tunangannya, wanita itu mengaku merasa sangat kecewa dan jijik.
Ia menilai bahwa pola pikir sang pria tidak hanya aneh, tetapi juga tidak dapat diterima.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan ini tidak berkaitan dengan keyakinan agama tertentu, melainkan lebih pada pandangan pribadi tunangannya yang dinilai masih terobsesi dengan konsep keperawanan.
Kekecewaan tersebut menjadi titik balik dalam hubungan mereka.
Setelah mempertimbangkan situasi yang terjadi, wanita itu akhirnya mengambil keputusan untuk membatalkan pertunangan.
Ia memilih mengakhiri hubungan sebelum pernikahan berlangsung, karena menilai adanya ketidakcocokan nilai yang mendasar.
Kisah ini pun menuai beragam respons dari warganet setelah dipublikasikan.
Banyak yang memberikan dukungan terhadap keputusan sang wanita, serta mengkritik sikap pria tersebut yang dianggap tidak menghargai pasangan dan melanggar privasi.
(cr31/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kisah Cinta Berujung Maut, Wanita Diduga Diracun Kerabat Sendiri demi Jaga Nama Baik Keluarga |
|
|---|
| Dua Wanita Berkelahi di Depan Peti Mati, Fakta Perselingkuhan Sang Kekasih Terbongkar di Pemakaman |
|
|---|
| Viral Aksi Heroik Ayah Melindungi Anaknya di Bawah Kereta yang Melintas, Keduanya Lolos dari Maut |
|
|---|
| Wanita Tewas Dicekik Suami 2 Bulan usai Menikah, Keluarga Korban Sebut Pelaku Sering Lakukan KDRT |
|
|---|
| Belum Setahun Menikah, Wanita Ini Putuskan Bercerai usai Suami Sering KDRT dan Ketahuan Main MiChat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Wanita-batalkan-pernikahannya-usai-dilarang-oleh-calon-suami-pakai-gaun-pengantin_.jpg)