Berita Internasional

Belum Setahun Menikah, Wanita Ini Putuskan Bercerai usai Suami Sering KDRT dan Ketahuan Main MiChat

Seorang wanita mengungkap kisah pahit rumah tangganya yang berakhir dengan perceraian sebelum genap setahun menikah.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERCERAIAN: Ilustrasi KDRT. Wanita putuskan bercerai setelah sering mendapat KDRT dan suami gunakan layanan pijat plus-plus melalui MiChat, Jumat (8/5/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita mengungkap kisah pahit rumah tangganya yang berakhir dengan perceraian sebelum genap setahun menikah.

Curhatan tersebut dibagikan melalui media sosial dan menjadi perhatian warganet setelah ia mengaku mengalami berbagai masalah sejak awal pernikahan dengan pria berstatus duda tersebut.

Dikutip dari Mstar.com Jumat (8/5/2026), dalam unggahannya, wanita itu menjelaskan bahwa dirinya menikah pada Mei 2025 dengan harapan dapat membangun rumah tangga yang harmonis.

Namun, kebahagiaan yang diimpikan tidak berlangsung lama karena masalah mulai muncul hanya seminggu setelah resmi menjadi suami istri.

Menurut pengakuannya, persoalan pertama bermula ketika bibi dari mantan suaminya meminta dirinya membayar biaya pengasuhan dua anak tiri sebesar RM800 atau sekitar 3,5 juta.

Saat itu, sang suami disebut tidak memiliki uang untuk membayar biaya tersebut sehingga ia terpaksa membantu menggunakan uang mahar yang diterimanya saat menikah.

“Seminggu setelah menikah, bibi mantan suami meminta saya membayar biaya menjaga dua anak tirinya sebesar RM800. Karena mantan suami tidak punya uang untuk membayar, saya meminjamkan uang mahar yang saya terima sebesar RM1.000,” tulis wanita tersebut.

Ia mengaku awalnya masih mencoba memahami kondisi ekonomi suaminya demi mempertahankan rumah tangga yang baru dibina. Namun, masalah demi masalah disebut terus berdatangan setelah itu.

Sekitar sebulan setelah menikah, wanita tersebut mengaku memergoki suaminya berhubungan dengan perempuan lain melalui aplikasi percakapan MiChat. Dalam pesan yang ditemukan, sang suami disebut menanyakan tarif layanan pijat B2B kepada seorang perempuan.

Temuan itu membuat dirinya kecewa karena pada saat yang sama ia merasa telah berusaha menjalankan peran sebagai istri dengan baik, termasuk menyiapkan makanan untuk suaminya.

“Dia ketahuan mengirim pesan di MiChat menanyakan harga layanan pijat B2B. Padahal saat itu dia sedang makan siang dengan lauk yang saya masak sendiri,” ungkapnya.

Wanita itu juga mengaku mendapat perlakuan kasar dari suaminya setelah pria tersebut menyadari aksinya terbongkar. Menurut pengakuannya, sang suami mendorong dirinya sebanyak dua kali karena kesal telah ketahuan.

“Karena kesal ketahuan, dia mendorong saya dua kali,” katanya lagi.

Permasalahan rumah tangga mereka disebut semakin rumit beberapa bulan kemudian. Empat bulan setelah menikah, kendaraan milik suaminya ditarik oleh pihak bank akibat tunggakan pembayaran.

Dalam kondisi tersebut, wanita itu kembali diminta membantu menyelesaikan masalah keuangan suaminya. Ia mengaku keluarga suaminya ikut memengaruhi keputusan tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved