Berita Internasional

Pasutri Gelar Pernikahan untuk Anaknya yang Sudah Meninggal 22 Tahun Lalu, Ngaku Didatangi di Mimpi

Viral pasangan suami istri mengadakan upacara pernikahan setiap tahun untuk putra mereka dan kekasihnya yang telah meninggal.

TRIBUN MEDAN/INDIA TODAY
PERNIKAHAN - Viral pasangan suami istri Lalu dan Sukkamma melakukan ritual pernikahan setiap tahun untuk mendiang putranya, Ram Koti dan kekasihnya yang meninggal pada tahun 2003 lalu. Ritual tersebut mereka lakukan berdasarkan permintaan Ram Koti dalam mimpi orang tuanya 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral pasangan suami istri mengadakan upacara pernikahan setiap tahun untuk putra mereka dan kekasihnya yang telah meninggal.

Upacara pernikahan tersebut mereka lakukan sebagai simbolis menghargai dan mengenang putra mereka dan kekasihnya.

Ritual tersebut telah mereka lakukan lebih kurang selama 22 tahun.

Kini ritual tersebut secara bertahan menarik partisipasi dari seluruh desa mereka.

Dilansir dari India Today, Kamis (2/4/2026) kejadian ini diketahui terjadi di distrik Mahabubabad, Telangana.

Menurut laporan media, pasangan suami istri tersebut diidentifikasi sebagai Lalu dan Sukkamma.

Keduanya memiliki seorang putra, Ram Koti yang meninggal pada tahun 2003 lalu.

Ram Koti dilaporkan meninggal setelah ia bunuh diri karena hubungannya dengan sang kekasih ditentang oleh keluarga gadis itu.

Ia merasa frustasi dan memilih mengakhiri hidupnya.

Sekitar 20 hari kemudian, kekasih Ram Koti juga meninggal karena bunuh diri.

Tragedi itu membuat keluarga tersebut hancur. 

Pengakuan Sukkamma, ritual pernikahan itu mereka lakukan karena putranya muncul dalam mimpinya.

Putranya meminta mereka untuk membangun sebuah kuil dan melangsungkan pernikahannya.

Pasangan itu kemudian membangun sebuah kuil kecil di dalam rumah mereka dan memasang patung Ram Koti dan gadis itu.

Mereka menempatkannya bersama-sama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved