Berita Internasional

Suami Diam-diam Selingkuh dengan Kurir Wanita, Selingkuhan Bahkan Berani Intimidasi Istri Sah

Selingkuhan suami yang bekerja sebagai kurir pengantar makanan tersebut bahkan pernah mengintimidasi istri sah.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PERSELINGKUHAN: Ilustrasi selingkuh. Istri sah menggugat suami dan wanita selingkuhan ke pengadilan setelah mengetahui keduanya menjalin hubungan gelap, Jumat (19/12/2025). 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang istri sah menggugat suami dan wanita simpanannya ke pengadilan setelah mengetahui keduanya menjalin hubungan gelap selama lebih dari satu tahun.

Diketahui, selingkuhan suami yang bekerja sebagai kurir pengantar makanan tersebut bahkan pernah mengintimidasi istri sah.

Dikutip dari Sanook, Jumat (19/12/2025), istri sah mengungkapkan bahwa ia telah menikah dengan suaminya sejak tahun 2005.

Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang anak laki-laki. Selama ini, sang suami diketahui bekerja di sebuah perusahaan layanan pesan-antar makanan.

Kehidupan rumah tangga yang telah dibangun selama bertahun-tahun itu mulai retak setelah sang istri mencurigai adanya perubahan sikap suami yang semakin dingin dan menjauh dari keluarga.

Kecurigaan tersebut terbukti ketika istri sah mengetahui bahwa suaminya menjalin hubungan terlarang dengan seorang kurir wanita yang bekerja di perusahaan yang sama.

Hubungan tersebut tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga melibatkan hubungan seksual yang dilakukan secara diam-diam selama lebih dari satu tahun.

Dalam keterangannya di pengadilan, istri sah menyebut bahwa perempuan simpanan tersebut semakin berani dan tidak menunjukkan rasa bersalah.

Bahkan, kurir wanita itu diketahui kerap membanggakan hubungannya dengan sang suami di hadapan teman-temannya. Ia mengklaim bahwa pria tersebut sangat tergila-gila kepadanya dan tidak bisa melepaskan diri dari hubungan mereka.

Perempuan simpanan itu juga menyebut bahwa mereka melakukan hubungan seksual secara rutin, bahkan disebut terjadi setiap dua hari sekali.

Dalam pengakuannya, ia mengatakan bahwa saat bersama, sang pria tidak mengizinkannya bangun dari tempat tidur sepanjang hari.

Ia juga mengungkapkan bahwa hubungan tersebut membuat sang pria merasa hangat dan aman, sebuah pernyataan yang kemudian menjadi salah satu bukti dalam persidangan.

Seiring berjalannya waktu, sikap sang suami terhadap istri sah semakin berubah. Ia menjadi acuh, menjaga jarak, dan tidak lagi menunjukkan perhatian sebagaimana sebelumnya.

Istri sah meyakini bahwa perubahan tersebut terjadi akibat hasutan dari perempuan simpanan, yang secara aktif mendorong sang suami untuk menceraikannya.

Merasa dirugikan secara moral dan psikologis, istri sah kemudian mengajukan gugatan ke pengadilan. Ia menuntut ganti rugi sebesar 1 juta yuan atas penderitaan yang dialaminya akibat perselingkuhan tersebut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved