Deli Serdang Terkini
Gedung Eks Delimas Plaza Lubuk Pakam akan Dijadikan Kantor Satpol PP
Eks gedung Delimas Plaza Lubuk Pakam akan dijadikan kantor Satpol PP Deli Serdang. Berbagai alasan menjadi pertimbangan.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Eks gedung Delimas Plaza Lubuk Pakam akan dijadikan kantor Satpol PP Deli Serdang. Berbagai alasan menjadi pertimbangan mengapa kemudian gedung eks plaza satu-satunya di Lubuk Pakam itu akan dijadikan kantor Satpol PP. Mulai dari kantor Satpol PP yang memang lagi direnovasi sampai maraknya aksi rayap besi.
"Sampai sekarang ini belum ada penawaran sewa dari pihak mana pun untuk gedung (eks Delimas). Jadi setelah dikosongkan gedung ini mau dipakai Satpol PP dulu untuk kantor mereka dulu. Kantor mereka pun sekarang kan lagi direhab itu," ujar Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Deli Serdang, T M Yahya, Senin (20/4/2026).
Yahya bilang sambil menunggu adanya penawaran yang masuk makanya Satpol PP diarahkan untuk berkantor sementara dulu di lokasi gedung. Diakui kalau sebelumnya aliran listrik PLN telah diputus Pemkab. Karena ada hal ini mereka pun kembali mengajukan permohonan penyambungan listrik ke PLN.
Sementara itu Kasatpol PP Deli Serdang, Marjuki Hasibuan mengatakan proses pindah akan dilakukan secara berangsur-angsur. Mereka sudah mendapatkan kunci dari Disperindag. Saat ini mereka hanya menunggu listrik dan air.
"Sementara mau pindah situ dulu. Kemarin kita sudah buka kunci ini mau pasang listrik dan air. Kantor kita yang di depan gedung Balairung kan direnov. Sampai ada yang mau makai (sewa) nanti baru kita keluar," kata Marjuki.
Marjuki pun mengakui saat ini banyak rayap besi. Rayap besi ini adalah istilah pencuri besi-besi dan lainnya. Disebut selama tidak ada yang menempati sudah ada besi-besi yang hilang termasuk kabel-kabel ikut lenyap.
"Kita sekalian jaga juga memang karena sudah banyak rayap juga. Kabel dan besi sudah ada yang dicuriin dari lokasi," sebutnya.
Saat ini Pemkab masih menunggu-nunggu pihak yang berani untuk menyewa gedung eks Delimas. Sewanya bisa pertahun hingga 5 tahun. Setelah managemen Delimas diusir oleh Bupati Deli Serdang, dr Asri Ludin Tambunan sampai saat ini gedung eks Delimas plaza tampak sepi. Sepinya area Delimas dikarenakan juga Pemkab ikut menutup pasar tradisional Delimas dan memindahkannya ke Pasar Tradisional Bakaran Batu.
Untuk saat ini hanya ada 8 pedagang daging babi yang tinggal di pasar Delimas. Hal ini lantaran mereka belum punya tempat di area pasar Bakaran Batu. Pedagang daging babi di lokasi ini sempat mau direlokasikan ke Jln Patimura Lubuk Pakam namun karena ada penolakan dari warga muslim membuat relokasi batal dilakukan.
(dra/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| DAFTAR Lengkap Nama Perwira di Polresta Deli Serdang yang Dimutasi, Berikut Penempatan Terbarunya |
|
|---|
| Sosok Azwar, Pegawai Dinas Kesehatan Deli Serdang yang Laporkan Bupati ke BKN |
|
|---|
| Hari Pertama ASN Deli Serdang Dilarang Bawa Mobil, Sekda Jalan Kaki untuk Rapat ke Kantor Bappeda |
|
|---|
| Mobil Boks dan Isinya Dicuri di Patumbak Deli Serdang, Pelaku Ikat Pintu Ruko agar Sopir Tak Keluar |
|
|---|
| Tak Masuk Data Base, Puluhan Honorer di Sekretariat DPRD Deli Serdang Bekerja Tanpa Gaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pihak-Satpol-PP-Deli-Serdang-memonitoring-adanya-pemindahan-barang-barang.jpg)