Jelang Tampil di Asia Para Taekwondo Championship, NPC Sumut dan Jateng Gelar Latihan Bersama

Atlet para taekwondo binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar latihan bersama.

TRIBUN MEDAN
LATIHAN BERSAMA - Atlet dan pelatih para taekwondo Jawa Tengah tiba di Sumatera Utara, Selasa (21/4) malam. Atlet para taekwondo binaan NPC Sumut menggelar latihan bersama atlet asal Jawa Tengah (Jateng) dalam persiapan menatap kejuaraan Asia Para Taekwondo Championship, pada 24–26 Mei 2026 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet para taekwondo binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) menggelar latihan bersama atlet asal Jawa Tengah (Jateng) dalam persiapan menatap kejuaraan Asia Para Taekwondo Championship, yang akan diselenggarakan di Ulaanbaatar, Mongolia, pada 24–26 Mei 2026.   Ajang ini akan menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Para Games V 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Ketua Umum NPC Sumut, Alan Sastra Ginting menyebutkan mengungkapkan bahwa program latihan bersama ini merupakan bentuk kolaborasi antardaerah demi meningkatkan kualitas atlet para taekwondo Indonesia.

Ia menyebutkan, terdapat dua atlet dan satu pelatih dari Jawa Tengah yang datang ke Sumatera Utara untuk bergabung dalam sesi latihan bersama dengan dua atlet binaan NPC Sumut.

"Ya kemarin memang dari pihak NPC Jateng itu ada meminta kita untuk latihan bersama di NPC Sumut. Jadi kita memang terbuka untuk teman-teman semua provinsi, salah satunya untuk mengembangkan para taekwondo di Indonesia," kata Alan kepada Tribun Medan.

Lebih lanjut, Alan menjelaskan bahwa para atlet yang terlibat dalam program ini merupakan bagian dari persiapan menuju Asia Para Taekwondo Championship, bahkan berpotensi memperkuat kontingen Indonesia di Asian Para Games V 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. "Jadi memang yang akan berangkat itu ada atlet dari Sumatera Utara dan dari Jawa Tengah. Dan kita juga sudah konfirmasi dengan NPC Indonesia dan mereka mendukung," ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran atlet dan pelatih dari Jawa Tengah juga tidak lepas dari peran pelatih Sumatera Utara, Basuki, yang saat ini telah masuk dalam jajaran pelatih tim nasional. Hal tersebut mendorong inisiatif untuk menggelar latihan bersama agar persiapan atlet bisa lebih maksimal.

Baca juga: Kalahkan Putra Kalang, Victory Dairi Juara Turnamen PASI Cup

"Jadi atlet dan pelatih Jateng yang datang ke Sumut ini, karena kemarin ada pelatih kita yang sudah masuk ke Timnas atas nama Basuki. Dan dia ikut melatih. Makanya mereka inisiatif dari NPC Jatim itu untuk latihan bersama, agar lebih dimaksimalkan dan pelatih kita juga nanti yang akan mendampingi keempat atlet ini di Mongolia," sebutnya.

Selama di Sumatera Utara, para atlet dan pelatih dari Jawa Tengah akan menjalani pemusatan latihan hingga waktu keberangkatan ke Mongolia. Meski demikian, tanggung jawab pembinaan tetap berada di bawah NPC Jawa Tengah, sementara NPC Sumut berperan dalam memfasilitasi kebutuhan latihan. "Mereka ikut latihan di sini tetap menjadi tanggungjawab dari NPC Jawa Tengah. Cuman kita mengakomodir, jadi kita memfasilitasi tepat latihan, numpang di mess tidak ada masalah, karena ini juga tujuannya untuk Timnas Indonesia kedepannya," katanya.

Alan berharap, melalui program latihan bersama ini, para atlet tidak hanya mampu meraih hasil maksimal di kejuaraan Asia nanti, tetapi juga membuka peluang untuk tampil di ajang yang lebih besar seperti Asian Para Games. "Kita tidak cerita tentang Sumatera Utara saja, tapi kedepannya juga bagaimana peluang atlet ini bisa masuk di ASIAN Para Games. Khususnya atlet kita NPC Sumatera Utara bisa berprestasi nanti di Mongolia dan bisa mendapatkan poin dan bisa bergabung dengan tim pelatnas Asian Para Games," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved