Regenerasi Para Swimming, NPCI Sumut Siapkan Empat Atlet

NPC Sumut terus memperkuat program pembinaan atlet dengan menjaring bibit-bibit muda potensial.

TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
ATLET NPC - Ketum NPC Sumut Alan Sastra Ginting foto bersama atlet Dimas usai seleksi bibit-bibit muda potensial. NPCI Sumut berhasil mendapatkan empat atlet muda yang diproyeksikan untuk pembinaan jangka panjang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat program pembinaan atlet dengan menjaring bibit-bibit muda potensial. Terbaru, NPCI Sumut berhasil mendapatkan empat atlet muda yang diproyeksikan untuk pembinaan jangka panjang.

Keempat atlet tersebut berasal dari NPC Medan, yakni Fauzan (13), Dimas (13), Sri Rezeki (17), dan Iftie (12). Mereka dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bagian dari regenerasi atlet paralimpik di cabang olahraga para swimming di Sumatera Utara.

Ketua Umum NPCI Sumut, Alan Sastra Ginting, mengatakan, pencarian atlet muda merupakan langkah strategis yang secara konsisten dilakukan guna menjaga kesinambungan prestasi di masa depan, sekaligus memastikan proses regenerasi atlet berjalan optimal di setiap jenjang pembinaan.

“Seperti biasanya, kami terus mencari bibit-bibit muda untuk regenerasi. Saat ini sekitar 65 persen atlet berprestasi kita sudah berada di kategori senior, jadi harus ada pengganti yang dipersiapkan sejak dini,” kata Alan kepada Tribun Medan, Senin (6/4).

Alan mengatakan, proses penjaringan atlet dilakukan melalui koordinasi intensif dan berkelanjutan dengan NPC kabupaten dan kota. Dari komunikasi tersebut, masing-masing daerah kemudian menginformasikan potensi atlet muda yang telah mereka bina dan dinilai siap untuk ditingkatkan pembinaannya di level provinsi. “Kami terus berkoordinasi dengan NPC kabupaten/kota dan melakukan talent scouting ke berbagai daerah. Dari situ kita bisa mendapatkan atlet-atlet muda potensial untuk dibina,” jelasnya.

Baca juga: KBI Medan Akan Gelar Open Tournament Kickboxing 2026

Ia menambahkan, dalam proses seleksi, pihaknya tidak hanya menilai kemampuan fisik semata, tetapi juga menggali minat, bakat, serta potensi perkembangan atlet secara langsung. Bahkan, tim NPCI Sumut turut turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil, sekaligus memastikan kesiapan atlet dan pelatih dalam menjalani program pembinaan secara berkelanjutan. “Kita tanyakan langsung ke atlet, di mana bakatnya. Kemarin kami juga turun langsung ke kolam dan berkoordinasi dengan pelatih. Mereka sangat siap mendukung pembinaan atlet-atlet ini,” katanya.

Lebih lanjut, Alan menegaskan bahwa pembinaan atlet muda merupakan bagian dari komitmen NPCI Sumut dalam menjaga kesinambungan prestasi, tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga sebagai investasi jangka menengah hingga panjang demi memastikan regenerasi atlet tetap berjalan optimal.

“Kita tidak hanya memikirkan prestasi sekarang, tapi juga dua hingga lima tahun ke depan. Ini menjadi komitmen kami kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar prestasi tidak terputus,” tegasnya.

Program pembinaan ini juga mencakup persiapan menuju ajang-ajang besar, termasuk kejuaraan nasional hingga paralimpiade di masa mendatang. Oleh karena itu, atlet-atlet muda yang terjaring akan dipersiapkan secara matang melalui program jangka panjang. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved