Ledakan Tabung Gas Terdengar, Empat Rumah Terbakar di Jalan Starban Medan

Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Starban Gg. Sawah, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Minggu (19/4) .

TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan
RUMAH TERBAKAR - Kondisi rumah semi permanen yang hangus terbakar di Jalan Starban Gang Sawah, Kelurahan Polonia, Kota Medan, Minggu (19/4). Sebanyak empat unit rumah terbakar dalam peristiwa ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Starban Gg. Sawah, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Minggu (19/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Sutia (47), seorang warga menceritakan suara ledakan keras dari rumah tetangganya yang dilalap si jago merah.

Di mana saat itu, ia baru saja selesai memasak di dapur, kemudian mendengar suara teriakan dari warga sekitar adanya api di rumah tetangganya. Ia juga mendengar suara teriakan anak kecil di ruang tamu. Sementara itu api semakin membesar sehingga menimbulkan ledakan keras di dapur. Anak kecil tersebut menangis dan berlari keluar rumah, mencari keberadaan ibunya.

Warga sekitar melakukan upaya penyiraman air ke bangunan rumah yang sedang membara. Namun usaha warga sia-sia, dikarenakan rumah tersebut merupakan bangunan kayu.

"Sudah tinggi api. Warga memanggil pemilik rumah tapi enggak ada orang. Mungkin ditinggal masak di dapur. Cuman ada anak-anak yang menjerit di situ. Di dalam rumah itu, kalau orang tuanya, saya nggak tahu entah kemana," ucap Sutia saat ditemui Tribun Medan di kediamannya, Minggu (19/4).

Sementara itu, api semakin membesar dan menyambar. Warga berupaya melakukan penyiraman air ke rumahnya.

"Nyamber ke rumah kami, rumah kami dulu lah yang diselamatkan. Kami sirami dulu, sedangkan api di rumah tetangganya semakin membesar, kena semua kaca-kaca jendela saya. Untungnya api berhasil dipadamkan," ujarnya.

Sutia mengungkapkan, ia mendengar ledakan keras dari tabung gas di area dapur milik tetangganya. Sementara itu, api dengan cepat menyambar ke dua unit rumah berlantai dua menghanguskan seisi bangunan.

Petugas damkar mendapatkan informasi dari warga tiba di lokasi, kebakaran rumah tersebut berada di area kawasan padat penduduk, sehingga membuat petugas kesulitan memadamkan api. "Saat petugas pemadam tiba, dua rumah semi permanen sudah hangus, tapi api merayap dan membesar ke dua bangunan berlantai dua," ungkapnya. Lebih lanjut, Sutia mengungkap api berasal dari salah satu rumah kontrakan dan menyebar ke rumah lainnya. 

Baca juga: Jadi Kurir Dua Kilo Sabu, Polisi Tangkap Eko dan Malik

Delapan Unit Pemadam Dikerahkan

KEPALA Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi adanya kebakaran dari masyarakat pukul 11.00 WIB.

Setibanya di lokasi, pihak mengalami terkendala dikarenakan rumah yang terbakar berada di kawasan padat penduduk, sehingga petugas melakukan sambungan selang untuk mencapai ke lokasi.

Wandro menjelaskan, api bermula dari dua rumah semi permanen. Api dengan cepat membesar dan merayap ke dua rumah berlantai dua. "Jadi api berasal dari dua unit rumah semi permanen, kemudian menyambar ke dua rumah berlantai dua," ucap Wandro saat ditemui di lokasi.

Ia mengungkap untuk saat ini tidak ada korban jiwa yang menghanguskan empat rumah di Medan Polonia. Sementara itu, pihaknya mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran untuk pemadaman api. "Untuk saat ini dugaan penyebab kebakaran tersebut disebabkan kompor gas meledak. "Kami dapat informasi dari dapur, kompor gas meledak, tapi masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian," katanya. (cr9/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved