Kuala Lumpur Youth Cup 2026, Tiga Pemain SSB Tasbih Dipanggil TC Timnas Pelajar

Tiga pemain binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tasbih mendapat kesempatan emas untuk mengikuti program Training Camp (TC).

TRIBUN MEDAN/HO
PROGRAM TC - Tiga pemain binaan SSB Tasbih foto bersama ketika berada di Garudayaksa Football Academy, baru-baru ini. Tiga pemain binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tasbih mendapat kesempatan emas untuk mengikuti program Training Camp (TC) bersama Tim Nasional (Timnas) Pelajar Indonesia. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kabar membanggakan datang dari dunia sepak bola usia dini di Sumatera Utara. Tiga pemain binaan Sekolah Sepak Bola (SSB) Tasbih mendapat kesempatan emas untuk mengikuti program Training Camp (TC) bersama Tim Nasional (Timnas) Pelajar Indonesia.

Pemanggilan tersebut merupakan bagian dari persiapan menghadapi ajang internasional Kuala Lumpur Youth Cup yang akan digelar pada 2 hingga 6 Mei 2026 mendatang di Malaysia. Informasi ini tertuang dalam surat resmi Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) bernomor 218/T1mNAS-Blispi/III/26.

Adapun tiga pemain yang dipanggil yakni Hirzan Azfar Lubis yang berposisi sebagai sayap kiri, Adiano Alfarizi Ritonga di sektor sayap kanan, serta Abiel Daulat Deandro Siregar yang berperan sebagai bek. Ketiganya dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan di Bina Centra Football Academy, Cirebon, Jawa Barat.

Pelatih SSB Tasbih, Taufiq Hidayat Nasution, mengaku bangga atas pencapaian para anak didiknya tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta semangat juang tinggi yang ditunjukkan para pemain selama menjalani proses seleksi.

Baca juga: Liga 4 Sumut, Binjai City dan Batubara United Berebut Peringkat Tiga

“Ini menjadi sesuatu hal yang luar biasa. Sebelumnya kita juga sudah pernah mengirimkan pemain ke tim nasional pelajar. Semua ini berkat kerja keras dan semangat anak-anak, sehingga mereka bisa lolos seleksi tahap pertama dan kedua, hingga akhirnya dipanggil untuk mengikuti training camp,” ujar Taufiq kepada Tribun Medan.

Taufiq menambahkan, pemanggilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan SSB Tasbih berjalan di jalur yang tepat. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan ketiga pemain tersebut masih panjang, terutama untuk bisa menembus skuad utama Timnas Pelajar Indonesia di ajang internasional nanti.

SSB Tasbih sendiri bukan nama baru dalam mencetak talenta berbakat. Beberapa pemain yang kini dikenal di level nasional juga merupakan alumni dari akademi tersebut, di antaranya Egy Maulana Vikri dan Firza Andika. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui generasi berikutnya.

“Saya berharap dengan lolosnya mereka ke Timnas Pelajar ini bisa menggairahkan semangat rekan-rekannya dan adik-adiknya yang lain. Supaya lebih giat berlatih, berprestasi, dan bahkan bisa melampaui pencapaian mereka,” tambahnya.

Taufiq mengatakan, ketiga pemain tersebut telah melakukan berbagai persiapan tambahan di luar jadwal latihan rutin. Mereka berupaya meningkatkan kondisi fisik, teknik, serta pemahaman taktik agar mampu bersaing dengan pemain lain dari seluruh Indonesia.

Taufiq menegaskan, peluang untuk masuk ke dalam susunan pemain inti di Timnas Pelajar tetap terbuka, namun membutuhkan perjuangan ekstra.“Untuk potensi masuk line up, mereka harus berjuang lebih keras lagi. Persaingan pasti ketat, jadi mereka harus benar-benar siap, baik secara fisik maupun mental,” jelasnya.

Dengan kesempatan ini, ketiga pemain muda asal Sumatera Utara tersebut diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus membawa nama daerah dan Indonesia bersinar di pentas internasional. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved