Pengemudi Ojol Selamat Berkat Putar Balik dan Bantuan TNI

Seorang pengemudi ojek online (ojol) yang akrab disapa Om Zen (45) nyaris menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Soponyono.

TRIBUN MEDAN/HO
KORBAN BEGAL - Personel TNI bersama driver ojek online (Ojol) di lokasi, rombongan Irfan bertemu dengan personel TNI yang berpatroli. Mereka bersama-sama menyisir area sekitar untuk mencari pelaku, meskipun hasilnya nihil. Rabu (25/2/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Aksi kejahatan jalanan kembali mengincar pengendara di kawasan sepi. Seorang pengemudi ojek online (ojol) yang akrab disapa Om Zen (45) nyaris menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Soponyono, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Selasa (24/2) malam.

Korban selamat setelah memutar arah dan mendapat perlindungan dari warga serta personel TNI yang tengah berpatroli. Peristiwa nahas itu dialami Om Zen usai mengantarkan penumpang dan dalam perjalanan pulang ke rumah.

Saat melintas di Jalan Sopo Nyono yang terkenal sepi dan kondisinya rusak parah, ia tiba-tiba dipepet oleh empat orang pria tak dikenal. Merasa terancam, refleks korban langsung memutar arah kendaraannya.

"Langsung saya putar arah. Kami kejar-kejaran di daerah sepi. Mereka ada empat orang, tapi saya tidak tahu pasti jenis kendaraan mereka karena gelap dan orangnya juga tidak kelihatan jelas," ucapnya dalam rekaman video yang diterima media, Rabu (25/2).

Setelah aksi kejar-kejaran yang menegangkan, komplotan begal tersebut akhirnya berbalik arah dan meninggalkan korban. Dalam kondisi ketakutan, Om Zen berhenti di rumah warga untuk menyelamatkan diri. Tak berselang lama, ia bertemu dengan personel TNI yang sedang berpatroli di wilayah tersebut.

Bersama aparat, Om Zen sempat kembali menyusuri lokasi kejadian untuk mencari keberadaan kawanan pelaku.  Namun, para terduga begal sudah tidak ditemukan. Korban kemudian diantar oleh aparat ke tempat yang lebih aman.

Baca juga: DPR Panggil Jaksa, Hotman Paris Ungkap Kejanggalan ABK Fandi Dituntut Hukuman Mati soal Sabu 2 Ton

Sementara itu, Ketua Komunitas Komando Ojol Medan Bersatu (Kombes), Said Muhammad Irfan Al Atas, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku langsung terjun ke lokasi bersama rekan-rekan ojol lainnya setelah menerima informasi. "Iya, ada salah satu rekan kita hampir dibegal. Setelah kita terima info di group dan rekan kita tersebut mengirim lokasi, kita langsung ke sana," ujarnya.

Di lokasi, rombongan Irfan bertemu dengan personel TNI yang berpatroli. Mereka bersama-sama menyisir area sekitar untuk mencari pelaku, meskipun hasilnya nihil. "Setelah kami keliling dengan TNI, kami diantarkan ke tempat yang lebih aman," tuturnya.

Atas kejadian tersebut, Irfan mengimbau seluruh rekan driver ojol untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan sepi pada malam hingga dini hari. "Kami mengingatkan seluruh rekan-rekan driver untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Jika merasa terancam, segera cari tempat ramai atau minta bantuan aparat," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved