Pelantikan Eselon III dan IV, BKPSDM Bantah Kabar Jadwal Pembatalan
Beredar kabar, terjadi pembatalan pelantikan Eselon III dan IV. Alasannya karena Wali Kota Medan Rico Waas masih berada di luar kota.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
MEDAN, TRIBUN - Beredar kabar, terjadi pembatalan pelantikan Eselon III dan IV. Alasannya karena Wali Kota Medan Rico Waas masih berada di luar kota seminggu lebih. Merespon kabar tersebut, Kepala BKPSDM Medan, Subhan Fajri Harahap mengatakan bahwa untuk Manajemen Talenta Eselon II masih proses pemetaan. Sedangkan untuk proses pengisian Eselon III dan IV tidak ada pembatalan jadwal seperti isu beredar.
"Eselon II masih pemetaan talenta, jumlah (calon) tidak tahu. Eselon III dan IV gak ada bang (jadwal pelantikan batal)," kata Subhan Fajri Harahap, Rabu (4/1).
Sebelumnya, kepala publik, Wali Kota Medan Rico Waas sempat mengumbar klaim mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) atau eselon II yang saat ini masih kosong melalui mekanisme manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) selesai pada Januari 2026. Begitu juga proses pengisian Eselon III dan IV. "Ada sekitar 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kosong. Ini menjadi perhatian serius saya. Insyaallah, bulan ini segera diisi," ujar Rico di Medan, Senin (5/1) lalu.
Wali Kota Medan, Rico Waas, menegaskan pengisian jabatan strategis tersebut akan mengikuti kebijakan terbaru Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai bagian dari transformasi sistem kepegawaian berbasis merit. “Skema manajemen talenta ini merupakan transformasi kebijakan dari BKN. Seluruh mekanisme dan prosedurnya sudah disampaikan melalui BKD dan akan kita jalankan sesuai aturan,” ujar Rico Waas usai rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (20/1/2026) lalu.
Rico mengatakan, penerapan manajemen talenta diharapkan mampu menghasilkan pejabat eselon II yang profesional dan berkualitas untuk memimpin organisasi perangkat daerah (OPD). Ia juga menyebutkan ASN yang telah mengikuti proses manajemen talenta sebelumnya masih berpeluang diikutsertakan kembali, mengingat hasil penilaian berlaku selama tiga tahun. “Kalau masa berlakunya tiga tahun, tentu masih bisa dipertimbangkan,” katanya.
Meski membuka peluang masuknya ASN dari luar Pemko Medan, Rico mengaku berharap jabatan-jabatan strategis tersebut dapat diisi oleh ASN internal yang telah memahami karakter dan kebutuhan birokrasi Kota Medan.
Sementara itu, untuk pengisian jabatan eselon III dan IV, Rico menyampaikan saat ini masih dalam tahap asesmen. Ia belum dapat memastikan kapan pelantikan akan dilakukan. “Masih berproses. Harapannya tentu agar pemerintahan berjalan semakin efektif dan efisien,” ujarnya.
Baca juga: Anggota TNI Tikam Istri Divonis Seumur Hidup
Sebelumnya, Kepala BKPSDM Setdako Medan, Subhan Fajri Harahap, mengungkapkan bahwa penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemko Medan telah mendapat persetujuan resmi dari BKN melalui Surat Keputusan Kepala BKN Nomor 7 Tahun 2026.
Menurut Subhan, manajemen talenta ASN mengacu pada Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan dan penerapan sistem tersebut secara nasional. Penilaian talenta ASN dilakukan melalui enam aspek, mulai dari kinerja, kompetensi, potensi, kualifikasi pendidikan, hingga integritas dan moralitas.
“Hasil penilaian akan dipetakan dalam sembilan kotak manajemen talenta. ASN dengan kinerja dan potensi tinggi akan menjadi prioritas untuk pengisian JPTP,” jelasnya.
Saat ini, tercatat ada 10 OPD di lingkungan Pemko Medan yang masih dipimpin pelaksana tugas, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Tak hanya di level eselon II, sejumlah jabatan eselon III dan IV, termasuk beberapa posisi camat dan kepala bagian, juga masih kosong dan dijabat oleh pelaksana tugas.
Pemko Medan menargetkan melalui penerapan manajemen talenta ASN, pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan bebas dari intervensi politik demi mewujudkan birokrasi yang profesional dan berdaya saing. (dyk/Tribun-Medan.com)
| Tinjau Lokasi Venue MTQ ke-59 Medan, Wali Kota Temukan Beberapa Titik Masih Berlumpur |
|
|---|
| 2 Pejabat Pemko Medan Dikabarkan akan Eksodus ke Pemprov Sumut, Begini Kata Plt Bapeg |
|
|---|
| Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu, Pemko Libatkan Generasi Muda hingga Ruang Publik |
|
|---|
| Setahun Tidak Direspon, Warga Keluhkan Bangunan ‘Makan Jalan’ di Tanah 600 ke Pemko Medan |
|
|---|
| Pemko Medan WFH Setiap Jumat, Rico Waas Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal, Siapkan Sistem Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gedung-Pemko-Medan-tahun-2025.jpg)