Pascaviral, Tiga Anak Curi BBM Eceran di Marelan Minta Maaf

Peristiwa pencurian BBM eceran di salah satu warung di Jalan Young Panah Hijau, Lingkungan 3, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, sempat viral.

Kompas.com
ILUSTRASI pencurian. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peristiwa pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran di salah satu warung di Jalan Young Panah Hijau, Lingkungan 3, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, sempat viral. Pasalnya, aksi pencurian selama dua hari berturut-turut pada Senin (19/1) dan Selasa (20/1) kemarin dilakukan oleh tiga orang anak di bawah umur.

Informasi terbaru, ketiga anak remaja tanggung itu kabarnya telah datang ke rumah korban untuk meminta maaf secara langsung. Berdasarkan keterangan Tsania Rasita, ketiga anak tersebut datang ke rumah orangtuanya yang juga warung tempat kejadian pada Kamis (22/1) kemarin.  "Hari Kamis semalam sudah datang orang oti ke rumah. Sudah minta maaf langsung sama orangtuanya," ujar Tsania, Minggu (25/1).

Diungkapkan Tsania, ketiga anak tersebut datang minta maaf setelah aksinya mencuri BBM eceran di warung tersebut viral. Di mana, setelah videonya tersebar keluarga ketiga anak tersebut langsung menyampaikan kepada orangtuanya dan langsung menyuruh ketiganya bertanggung jawab.  "Pertama ada keluarganya yang nyampaikan ke orangtuanya. Karena sudah viral, orangtuanya bilang ke anak itu baru datanglah orang itu sama orangtuanya ke rumah," katanya.

Setelah datang langsung, dirinya menjelaskan jika keluarganya sudah memaafkan aksi ketiga bocah tersebut. Namun, mereka tetap meminta pertanggungjawaban dari ketiganya yang telah mengambil 11 botol BBM jenis pertalite dengan harga Rp 10.000 per botolnya. "Sudah dimaafin bang. Tapi mereka tetap harus ganti dan syaratnya pakai duit mereka sendiri caranya bantu orangtuanya jualan supaya punya duit," ucapnya.

Baca juga: Sepeda Motor Samuel Dikembalikan, Mahasiswa Korban Pencurian Kendaraan Bermotor

Ketika ditanya motif aksi yang dilakukan ketuga bocah itu, Tsania menjelaskan berdasarkan pengakuan ketiganya mereka berani mencuri untuk beli rokok. Di mana, dari tiga botol yang dicuri setiap kali beraksi satu botol diisi ke sepeda motor dan dua lainnya dijual.  "Dari tiga orangi masih keluarga bang. Yang dua abang adik, yang satu sepupunya," ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan ketiga anak tersebut diberikan waktu sampai Senin (26/1/2026) besok untuk memberikan uang pengganti BBM yang telah dicuri. Dalam pertemuan dengan orangtua ketiga anak tersebut, keluarganya meminta agar lebih mengawasi gerak-gerik ketiganya agar kejadian serupa tak terulang kembali. (mns/Tribun-Meda.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved