Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Musala Raudhatul Azhar
Timsus 1 JCS Polrestabes Medan menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor di Musholla Raudhatul Azhar.
Penulis: Haikal Faried Hermawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
MEDAN, TRIBUN - Timsus 1 JCS Polrestabes Medan menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor di Musholla Raudhatul Azhar, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, pada Jumat (16/1) dini hari.
Panit I Timsus JCS Polrestabes Medan, Ipda Wahyudi Surya Putra, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari informasi masyarakat saat tim sedang berpatroli. "Tim JCS pada saat melaksanakan patroli, kebetulan kami mendapat informasi langsung dari masyarakat adanya pelaku pencurian motor. Kemudian tim JCS langsung mengamankan pelaku tersebut," kata Ipda Wahyudi, Selasa (20/1).
Dikatakannya, lokasi kejadian perkara (TKP) berada di musala di Jalan Bhayangkara. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu unit sepeda motor milik korban, kunci L yang diduga digunakan untuk merusak kendaraan, serta seragam dan handphone milik tersangka.
Saat ini, pelaku telah ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan dan dikenakan pasal 477 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan.
Berdasarkan dari rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), pencuri motor mencuri seorang diri. Menurut, BKM Musholla Raudhatul Azhar, Iskurdin Tanjung (58), pria berpakaian jaket hoodie dan topi hitam ini dengan santai mendekati pagar musala Raudhatul Azhar. Kemudian, pelaku mengeluarkan alat untuk membuka paksa kunci gembok pagar musala tersebut. Tak berselang lama, pelaku berhasil membuka pintu pagar.
Baca juga: Ditinggal Komplotan Usai Ketahuan Curi Motor, Raihan Babak Belur Dipukuli Warga
Namun pelaku tidak langsung masuk ke dalam teras musala, tetapi sempat menyatroni situasi jalan. Setelah situasi aman pelaku masuk dan kembali menutup pintu pagar musala. Pelaku duduk dengan santai sembari melihat dua sepeda motor milik marbot di halaman teras musala.
Setelah tertegun sejenak, pelaku mengambil sepeda motor Honda Beat milik marbot yang merupakan mahasiswa UINSU. Tak butuh lama, pelaku mendekati sepeda motor milik korban dan mengeluarkan kunci T untuk mematahkan kunci stang motor korban.
Pelaku panik dikejar oleh korban, hingga akhirnya meninggalkan sepeda motor yang dicurinya. "Sementara itu, pelaku kabur melarikan diri, terus warga yang mendengar teriakan korban keluar dan membantu mengejar pelaku,” kata Iskurdin.
Korban dan warga mengejar pelaku, namun sempat kehilangan jejaknya. Hhingga akhirnya di Jalan Karya Bakti ada sekelompok warga sedang memukuli pelaku. "Dipukuli warga, untungnya kami bawa lagi ke musala dan kami serahkan ke pihak kepolisian," pungkasnya. (cr9/Tribun-Medan.com)
| Curi Motor di SPBU Singapore Station, Hamid Fahlefi Dipukuli Warga |
|
|---|
| Ditinggal Komplotan Usai Ketahuan Curi Motor, Raihan Babak Belur Dipukuli Warga |
|
|---|
| Maling Motor Kesempatan Peluk Erat Kaki Seorang PNS Saat Diamuk Massa, Kebetulan di Tempat Kejadian |
|
|---|
| Tampang Komplotan Maling Sepeda Motor Spesialis Rumah Ibadah Dibuat Pincang Polsek Sunggal |
|
|---|
| Tangkap Pencuri Motor Jamaah Masjid, Polisi Polsek Medan Helvetia Tembak Kaki Kiri Pelaku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Curi-Motor-Raudatul.jpg)