PBVSI Sumut Matangkan Persiapan Pelaksanaan Proliga 2026

Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara terus mematangkan berbagai persiapan teknis.

TRIBUN MEDAN/HO
PROLIGA 2026 - Pengurus PBVSI Sumut mempersiapkan lapangan di Sumut Sport Center GOR Voli Indoor untuk menghadapi Proliga 2026. PBVSI Sumut memastikan secara teknis persiapan akan terus dimaksimalkan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Utara terus mematangkan berbagai persiapan teknis menjelang pelaksanaan kompetisi Proliga yang akan digelar di Sumut Sport Center, GOR Voli Indoor, pada 15–18 Januari mendatang. Ajang kasta tertinggi bola voli nasional ini menjadi momen penting bagi Sumatera Utara, yang untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah Proliga di luar Pulau Jawa.

Pada gelaran tersebut, Sumatera Utara akan diwakili oleh dua tim tuan rumah, yakni Medan Falcons Tirta Bhagasasi untuk sektor putra dan Medan Falcons di sektor putri. Kehadiran kedua tim ini diharapkan mampu menambah daya tarik sekaligus meningkatkan animo masyarakat pecinta voli di Sumut.

Ketua PBVSI Sumut, Wiko Lovino Siregar mengatakan, secara umum persiapan venue sudah berjalan cukup baik, meski masih ada beberapa aspek teknis yang belum sepenuhnya rampung. Ia menyebut kesiapan GOR Voli Indoor saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

“Untuk venue secara teknis memang belum 100 persen, mungkin masih di angka 90 persen. Sejak PON sampai hari ini memang belum banyak perubahan. Namun kemarin, dengan kehadiran Pak Bobby pada acara Akademi Voli dan kunjungan Timnas yang berlatih, beliau sudah memerintahkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga untuk menyelesaikan kekurangan yang ada,” ujar Wiko.

Menurutnya, Kepala Dispora Sumut juga telah menyatakan komitmen bahwa sisa 10 persen pekerjaan yang belum selesai akan dituntaskan pada tahun ini. Untuk kebutuhan Proliga yang bersifat mendesak, PBVSI Sumut bersama panitia telah menyiapkan sejumlah solusi sementara agar pertandingan tetap berjalan sesuai standar. “Untuk Proliga ini, kekurangan yang ada akan kita tutupi, misalnya dengan penggunaan karpet atau penyesuaian lain sesuai permintaan panitia. Secara keseluruhan, hal-hal tersebut sudah disanggupi oleh Pak Kadispora,” jelasnya.

Wiko menambahkan, salah satu poin paling krusial yang menjadi perhatian saat ini adalah akses jalan masuk ke venue dari bagian depan. Jalan tersebut diketahui belum sepenuhnya diaspal, sehingga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan tim dan penonton.

Terkait pelaksanaan pertandingan, PBVSI Sumut berharap selama empat hari penyelenggaraan, GOR Voli Indoor dapat dipadati penonton. Wiko menilai tingginya animo masyarakat akan menjadi indikator kesiapan Sumatera Utara sebagai tuan rumah event nasional, sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa daerah di luar Pulau Jawa juga memiliki kecintaan besar terhadap olahraga voli.

Baca juga: NPCI Sumut Aktifkan Pelatda, 55 Atlet Kembali Berlatih

“Harapan kita, selama empat hari pertandingan bisa penuh penonton. Ini kan ajang uji coba Proliga digelar di luar Pulau Jawa, jadi kita harus menunjukkan kepada insan voli nasional bahwa Sumatera Utara juga sangat antusias. Itu bisa diukur dari seberapa banyak masyarakat yang hadir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiko menilai kehadiran Proliga di Medan juga membawa dampak positif bagi pembinaan voli di Sumatera Utara. Pasalnya, terdapat sejumlah atlet dan pelatih asal Sumut yang terlibat dalam tim-tim Proliga, termasuk di Medan Falcons Tirta Bhagasasi maupun klub-klub besar seperti Samator.

“Dengan adanya Proliga di sini, apalagi ada atlet dan pelatih Sumut yang terlibat, mudah-mudahan bisa menambah semangat atlet, pembina, dan pelatih di daerah untuk membina anak-anaknya agar bisa menembus Proliga. Karena ini adalah kasta tertinggi bola voli di Indonesia,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved