NPCI Sumut Aktifkan Pelatda, 55 Atlet Kembali Berlatih
National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) kembali mengaktifkan program latihan bagi para atlet.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
MEDAN, TRIBUN - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Utara (Sumut) kembali mengaktifkan program latihan bagi para atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) setelah menjalani masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Libur Natal diberikan pada 25–26 Desember, sementara libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) berlangsung sejak 27 Desember hingga 4 Januari. Usai masa rehat tersebut, seluruh atlet kini telah kembali ke Medan dan mulai menjalani latihan di cabang olahraga (cabor) masing-masing.
Ketua NPCI Sumut, Alan Sastra Ginting, memastikan seluruh atlet Pelatda sudah kembali dan tidak mengalami kendala apa pun. Baik atlet yang sebelumnya pulang ke daerah kabupaten/kota asal maupun yang tinggal di mess, semuanya telah kembali sesuai jadwal. “Berdasarkan informasi yang saya terima, semua atlet sudah kembali berlatih di cabor masing-masing. Atlet yang di mess, baik di kantor NPC maupun mess lainnya, semuanya sudah sampai. Tidak ada kendala,” ujar Alan.
Saat ini, NPCI Sumut membina 55 atlet yang berasal dari sembilan cabang olahraga. Alan menjelaskan, pada fase awal pascalibur, program latihan masih bersifat penyesuaian. Para pelatih akan fokus mengembalikan kondisi fisik dan ritme latihan atlet sebelum memasuki program inti.
“Untuk pekan pertama sampai sekitar satu minggu ke depan, masih penyesuaian program. Mungkin ada atlet yang selama libur menjalani latihan mandiri di cabor masing-masing. Pekan kedua nanti baru kita masuk ke program latihan inti,” jelasnya.
Baca juga: J. Soccer Hadirkan Turnamen Antarpelajar dan Fun Minisoccer
Alan juga menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan atlet yang mengalami masalah kesehatan maupun kendala perjalanan saat kembali ke Medan. Seluruh atlet dipastikan dalam kondisi baik dan siap menjalani program latihan lanjutan. “Informasi yang kita terima, tidak ada atlet yang sakit atau mengalami kendala saat kembali ke Medan ataupun ke mess masing-masing. Semuanya aman,” katanya.
Memasuki tahun 2026, NPCI Sumut mulai meningkatkan fokus pembinaan jangka panjang, terutama menatap Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2028 yang tinggal dua tahun lagi. Selain itu, persiapan juga diarahkan untuk menghadapi berbagai ajang seleksi nasional maupun multi event internasional.
“Karena sekarang sudah masuk tahun 2026, fokus kita tentu semakin besar. Persiapan menuju Peparnas 2028 tinggal dua tahun lagi. Kita ingin semaksimal mungkin mempersembahkan tim terbaik, baik untuk Peparnas maupun jika ada seleksi atau event internasional,” ungkap Alan.
Ia berharap seluruh atlet tetap menjaga kondisi fisik, disiplin, dan fokus menjalani latihan. Menurutnya, kesiapan atlet sangat penting karena bisa saja dipanggil sewaktu-waktu untuk mengikuti kejuaraan atau pertandingan.
“Saya berharap semua atlet tetap menjaga kondisi dan fokus latihan. Mereka harus siap kapan pun dibutuhkan. Kami dari pengurus dan tim pelatih juga terus melakukan evaluasi terhadap atlet-atlet yang kita bina di bawah naungan NPCI Sumatera Utara,” pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)
| Regenerasi Para Swimming, NPCI Sumut Siapkan Empat Atlet |
|
|---|
| Pelatda Persiapan Peparnas 2028, NPC Sumut Teken MoU dengan 20 Pelatih |
|
|---|
| NPC Sumut Gelar Tes Fisik 12 Cabang Olahraga Pelatda |
|
|---|
| Atlet NPC Sumut Tiba di Solo, Gabung Pelatnas Asian Para Games |
|
|---|
| Empat Atlet NPC Sumut Dipanggil Masuk Pelatnas Asian Para Games 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/NPC-SUMUT-Para-atlet-disabilitas-binaan-NPC-Sumut-melakukan.jpg)