Breaking News

Waspadai Serangan Balik, PSMS Medan Hadapi Persikad Depok Tanggal Januari

PSMS Medan akan kembali melakoni laga krusial di lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026.

TRIBUN MEDAN/HO
TANTANG PERSIKAD - Skuat PSMS Medan saat melakukan latihan jelang laga melawan Adhyaksa FC, di Banten International Stadium beberapa waktu lalu. PSMS Medan akan menantang Persikad Depok dalam lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026 di Stadion Merpati, Depok, pada 3 Januari 2026 mendatang 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan akan kembali melakoni laga krusial di lanjutan kompetisi Pegadaian Championship musim 2025/2026. Tim kebanggaan masyarakat Sumatra Utara itu akan menantang Persikad Depok dalam pertandingan yang digelar di Stadion Merpati, Depok, pada 3 Januari 2026 mendatang.

Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua bagi kedua kesebelasan musim ini. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Medan, 10 Oktober 2025 lalu, PSMS Medan gagal mengamankan poin penuh setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Persikad Depok.

Laga pekan kelima tersebut disaksikan langsung ribuan pendukung setia PSMS Medan dan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal.  Kedua tim sama-sama tampil agresif dan berani bermain terbuka, sehingga jual beli serangan kerap terjadi di sepanjang pertandingan.

PSMS Medan maupun Persikad Depok silih berganti menciptakan peluang berbahaya, namun solidnya lini pertahanan masing-masing tim membuat skor tetap bertahan imbang tanpa gol hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pertandingan kembali berjalan sengit, meski intensitas permainan mulai menurun akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Hujan deras yang mengguyur Stadion Utama Sumatra Utara membuat lapangan tergenang di beberapa titik. Kondisi tersebut menyulitkan para pemain untuk mengalirkan bola dan menjaga tempo permainan. Bahkan, wasit sempat menghentikan pertandingan selama kurang lebih 30 menit agar panitia pelaksana dapat menguras genangan air di lapangan.

Setelah laga kembali dilanjutkan, PSMS Medan akhirnya mampu memecah kebuntuan. Gol pembuka dicetak Ari Maring pada menit ke-77, memanfaatkan umpan matang dari sisi kiri pertahanan Persikad Depok. Gol tersebut sempat membangkitkan optimisme publik tuan rumah untuk meraih kemenangan.

Namun, keunggulan PSMS Medan tak mampu dipertahankan hingga akhir laga. Pada masa injury time, Persikad Depok berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Enzo Celestine. Gol tersebut memupus harapan PSMS Medan untuk mengamankan tiga poin, sekaligus membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil imbang tersebut menjadi catatan penting bagi PSMS Medan jelang lawatan ke markas Persikad Depok. Laga di Stadion Merpati nanti pun dinilai sebagai momentum bagi Ayam Kinantan untuk membalas kegagalan meraih kemenangan pada pertemuan pertama sekaligus mencuri poin di kandang tim berjuluk Serigala Margonda.

Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, menilai Persikad Depok sebagai tim yang memiliki kualitas dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tampil lebih fokus dan disiplin sepanjang pertandingan.

"Depok tim yang bagus. Mereka bisa meraih tiga poin saat menghadapi PSPS dan itu menunjukkan kualitas mereka. Jadi kami harus lebih fokus dan konsentrasi untuk menghadapi mereka," ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan melalui seluler, Senin (29/12).

Menurut Kas, salah satu kekuatan utama Persikad Depok terletak pada skema serangan balik yang cepat dan berbahaya. Oleh karena itu, PSMS Medan dituntut untuk tampil disiplin dan mampu mengantisipasi pola permainan tersebut. "Counter attack mereka bagus, itu yang harus kami antisipasi. Kami tidak boleh lengah,” katanya. 

Baca juga: Tampil di Proliga, Pevoli asal Filipina Siap Angkat Performa Medan Falcons

Perbaiki Posisi

Selain faktor balas dendam, laga ini juga memiliki arti penting bagi PSMS Medan yang saat ini tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup 1 Pegadaian Championship musim 2025/2026. Hingga pekan ke-13, PSMS Medan berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 17 poin, hasil dari empat kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kali menelan kekalahan.

Sementara itu, Persikad Depok berada satu tingkat di atas PSMS Medan dengan raihan 18 poin. Tim asal Jawa Barat tersebut mencatatkan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan dari jumlah pertandingan yang sama.

Kas Hartadi juga menyoroti perubahan di kubu Persikad Depok. Saat pertemuan pertama, Persikad masih ditangani oleh Ridwan Saragih. Kini, tim berjuluk Serigala Margonda tersebut dilatih oleh Achmad Zulkifli, yang dinilai membawa perubahan pada gaya permainan tim.

"Pastinya ada perbedaan dengan gaya permainannya sekarang. Kami harus benar-benar siap karena mereka juga sudah berkembang dibandingkan putaran pertama," pungkas Kas Hartadi. (cr17/Tribun-Medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved