Tanggul di Batubara Senilai Rp 11,6 Miliar Ambruk, Ratusan Hektar Sawah Terancam
Tanggul yang sempat buat heboh dengan anggaran Rp 11,6 miliar itu diharapkan dapat melancarkan irigasi persawahan di dua Desa.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com - Tanggul Sungai Dalu-dalu, Suka Raja, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara ambles diduga akibat diterjang banjir.
Tanggul yang sempat buat heboh dengan anggaran Rp 11,6 miliar itu diharapkan dapat melancarkan irigasi persawahan di dua Desa.
Kini, tanggul tersebut dianggap sia-sia oleh masyarakat. Salah satunya Soleh Pelka, yang menduga proyek tersebut dikerjakan asal-asalan.
"Ini kemarin sempat heboh karena tanggulnya mereng. Kami sudah menduga pasti akan seperti ini. Apalagi, saat sebelum diterjang banjir, benteng tersebut sudah miring terlebih dahulu," kata Soleh, Senin (15/12).
Lanjutnya, kini masyarakat yang ada di aliran sungai tersebut khawatir akan terjadinya banjir.
Baca juga: Tarif Tol Pangkalan Brandan-Sinaksak Diskon Sambut Nataru, dari Rp 221.000 Jadi Rp 195.650
"Jadi, penting ini kan awalnya dibuat untuk mengaliri air agar tidak terjadi banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Batubara, tapi dengan begini, sudah bisa dipastikan bahwa ada dua Desa yang dialiri sungai ini bakal mengalami banjir," ungkapnya.
Terlebih, ada ratusan hektar sawah masyarakat yang dikawatirkan tergenang air dan diduga akan gagal panen ataupun gagal tanam.
"Di bawah sana setidaknya ada ratusan hektar sawah milik masyarakat yang terancam saat ini akan tergenang air. Ada juga, sawah yang terancam bakal kekeringan," katanya.
Baca juga: 267 Tenda untuk Warga Garoga Didirikan di Desa Batu Hula, Bahlil Akhirnya Tepati Janji
Selain itu, Soleh juga mengaku akan terjadi pengikisan air sungai akibat dampak dari robohnya tanggul tersebut.
"Sebelumnya, masyarakat berharap panggul ini dapat mengarahkan alur-alur sungai yang semestinya pada alurnya. Tapi kalau seperti ini, kelamaan, air sungai akan mengikis bibiran Sungai sehingga terjadilah pengikisan yang mengakibatkan Sungai melebar dan membuka jalur baru," katanya.
Ia berharap, pemerintah agar segera cepat tanggap agar tanggul ini dapat segera diperbaiki. Sebab, kekhawatiran masyarakat sudah mulai terjadi terutama para petani. (cr2)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Tanggul-Sungai-dalu-dalu-Desa-Sukaraja-Kecamatan-Air-Putih_1.jpg)