PSDS Optimistis Menang Lawan Persipa, Demi Bangkit dari Dasar Klasemen

PSDS Deliserdang akan kembali melanjutkan perjuangannya di kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026 dengan menghadapi Persipa Pati.

TRIBUN MEDAN/HO
HADAPI PERSIPA - Foto skuat PSDS Deliserdang di Liga Nusantara musim 2025/2026. PSDS Deliserdang akan menghadapi Persipa Pati pada pekan keempat di Stadion Moch Subroto, Senin (15/12). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSDS Deliserdang akan kembali melanjutkan perjuangannya di kompetisi Liga Nusantara musim 2025/2026 dengan menghadapi Persipa Pati pada pekan keempat. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Moch Subroto, Senin (15/12).

Laga ini menjadi pertandingan penting bagi PSDS Deliserdang yang saat ini masih berupaya keluar dari papan bawah klasemen Grup 1 Liga Nusantara. Tim berjuluk Traktor Kuning tersebut masih berada di dasar klasemen dengan raihan satu poin hasil dari satu kali imbang dan dua kekalahan dalam tiga pertandingan awal.

Sementara itu, Persipa Pati berada di posisi keempat klasemen dengan perolehan poin yang sama. Kedua tim hanya terpaut selisih agregat gol, sehingga laga ini dipastikan berlangsung ketat dan krusial bagi persaingan di Grup 1.

Direktur Teknik PSDS Deliserdang, Legirin, menyebut timnya telah melakukan sejumlah evaluasi untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan tersebut. Evaluasi dilakukan menyeluruh, baik dari sisi permainan maupun kondisi mental pemain.

“Untuk persiapan laga besok, kita sudah melakukan beberapa evaluasi. Dari hasil pertandingan kemarin, kita sudah mulai memperbaiki kondisi permainan dan juga memberikan motivasi kepada para pemain agar semangat juangnya meningkat,” ujar Legirin kepada Tribun Medan melalui seluler, Minggu (14/12).

Menurut Legirin, posisi PSDS Deliserdang di klasemen sejatinya masih sangat terbuka untuk diperbaiki. Dengan selisih poin dan agregat gol yang tipis, peluang meraih kemenangan tetap terbuka lebar. “Posisi kita dengan Persipa Pati hanya selisih agregat gol. Artinya, insya Allah kita punya peluang besar untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Meski demikian, Legirin mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan kekuatan lawan. Ia menyebut Persipa Pati juga melakukan pergantian pelatih, yang bisa berdampak pada perubahan strategi dan gaya bermain. “Mereka juga baru ganti pelatih, jadi kita harus tetap hati-hati. Kita harus siap dan mewaspadai mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Legirin menekankan pentingnya rasa tanggung jawab para pemain dalam membawa nama besar PSDS Deliserdang. Ia berharap setiap pemain mampu menunjukkan karakter dan determinasi tinggi di atas lapangan. “Saya selalu menekankan kepada pemain bahwa mereka punya tanggung jawab besar kepada tim. PSDS ini harus tetap dimiliki dan diperjuangkan oleh para pemain,” pungkasnya.

PSDS Deliserdang menargetkan hasil positif pada laga ini demi memperbaiki posisi di klasemen dan mengangkat kepercayaan diri tim untuk menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di Liga Nusantara musim 2025/2026. 

Baca juga: Asian Youth Para Games 2025, Atlet Disabilitas Sumatra Utara Sumbang Emas dan Perak

Ditinggal Dua Pelatih

PELATIH Kepala Dodik Wahyudi bersama Pelatih Fisik Panggah Madyantara resmi mengundurkan diri dari tim berjuluk Tracktor Kuning tersebut.

Kabar pengunduran diri kedua pelatih itu disampaikan secara resmi melalui akun Instagram @psds.deliserdang.official, yang dilihat Tribun Medan pada Minggu (14/12). Dalam unggahannya, manajemen PSDS Deliserdang menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama menangani tim. “Terima kasih Coach Dodik dan Coach Panggah atas bimbingan dan dedikasinya selama ini,” tulis manajemen PSDS Deliserdang dalam unggahan tersebut.

Manajemen juga menegaskan pihak klub menghormati keputusan yang diambil oleh kedua pelatih tersebut. “Kami menghormati keputusan coach untuk mengundurkan diri dari tim. Semoga sukses selalu di mana pun tempatnya,” lanjut pernyataan tersebut.

Saat dikonfirmasi Tribun Medan melalui pesan WhatsApp, Dodik Wahyudi membenarkan bahwa dirinya telah mengundurkan diri dari PSDS Deliserdang. Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait keputusannya tersebut.“Saya sudah mundur dari awal. Langsung ke Pak Legirin saja,” jawab Dodik.

Sementara itu, Direktur Teknik PSDS Deliserdang, Legirin, membenarkan pengunduran diri Dodik Wahyudi dan Panggah Madyantara. Ia menjelaskan bahwa saat ini tim PSDS Deliserdang sudah ditangani oleh pelatih baru. “Iya, Coach Dodik sudah mengundurkan diri. Sekarang tim ditangani oleh pelatih Mulyadi yang datang dari Jakarta,” ujar Legirin.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved