Pria 40 Tahun Hanyut di Sungai Asahan, Diduga Lompat karena Panik Didatangi Petugas Polisi
Kendati begitu, pihak keluarga masih belum melakukan tahlil karena masih menunggu mukjizat bahwa korban belum meninggal dunia.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Seorang pria berusia 40 tahun, Awaluddin Nasution, dikabarkan hanyut di Sungai Asahan, tepatnya di jembatan kembar Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Minggu (22/2/2026).
Awaludin hanyut setelah nekat lompat dari jembatan dan berenang di Sungai Asahan. Thamrin, abang korban mengaku, Awaluddin saat ini memiliki tanggungan seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil.
"Iya, katanya semalam siang, sekitar pukul 14.00 wib, adik kami ini hanyut," kata Thamrin, Senin (23/2/2026).
Lanjutnya, Awaluddin biasa bekerja sebagai petugas kebersihan sekolah yang tak jauh dari kediamannya.
"Dia biasa bersih-bersih sekolah. Sapu-sapu, bersihkan halaman sekolah gitulah," katanya.
Kendati begitu, pihak keluarga masih belum melakukan tahlil karena masih menunggu mukjizat bahwa korban belum meninggal dunia.
Baca juga: Warga yang Hanyut di Sungai Asahan Sempat Berteriak Minta Tolong
"Belum, karena kita kan belum tau dia ini meninggal atau selamat pulak. Entah dia sudah naik, tapi kita nggak tau entah ke mana," katanya.
Kendati begitu, pihak keluarga masih terus berharap bahwa korban masih selamat dan bisa kembali berkumpul dengan keluarga.
Informasi lain menyebutkan, Awaluddin lompat ke sungai dekat jembatan kembar rumah makan Statuskuo Pulau Rakyat karena didatangi oleh pihak kepolisian. Diduga, korban nekat melakukan hal tersebut karena adanya indikasi tindak pidana pencurian.
"Ada kasus pencurian yang menyangkut namanya itu. Yang saya tau soal kabel dan pencurian tabung gas," kata seorang pria yang tak mau disebutkan namanya.
Menurutnya, korban juga merupakan mantan narapidana yang sempat menginap di dalam sel penjara beberapa tahun lalu.
Sementara, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi tersebut. Kanit Reskrim Polsek Pulau Raja, IPTU Wanter Simanungkalit enggan menjawab konfirmasi Tribun Medan.
| SAR Gabungan Polda Sumut Temukan Korban Tenggelam di Sungai Silau Asahan, Satu Anak Masih Dicari |
|
|---|
| Pencarian Hari ke 2 Ditutup, Tim SAR Lanjutkan Pencarian Satu Korban Lainnya Besok |
|
|---|
| Dua Bocah Hanyut di Sungai Asahan, Polisi Sebut Hanyut Sekitar Pukul 4 Sore Semalam |
|
|---|
| Tiga Hari Hanyut di Aliran Sungai Belawan, Jenazah Pria 35 Tahun Ditemukan Mengambang di Sunggal |
|
|---|
| Ripaldo Siadari, Korban Tenggelam di Sungai Asahan Ditemukan 100 Meter dari Titik Awal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penyisiran-dibibir-sungai-Asahan.jpg)