Bapak Maxim Hampir Kosongkan Indomaret Ini, JESTHAM Sampai Kaget
Di tengah cuaca yang tidak menentu dan hujan deras yang mengguyur, semangat seorang Bapak ojol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Di tengah cuaca yang tidak menentu dan hujan deras yang mengguyur, semangat seorang Bapak ojol ini tak pernah padam. Dialah target kejutan kali ini dari misi berbagi Jestham. Dengan setia menjalankan tugasnya mengantarkan pesanan, beliau tak menyangka bahwa hari itu, nasib baik sedang menantinya. Rezeki tak terduga datang saat dirinya diajak untuk mengikuti tantangan belanja sembako sepuasnya hanya dalam waktu dua menit.(20/01/25)
"Siap, ya, Pak. Kita mulai ya. 1, 2, 3, cepat!" Begitu aba-aba dimulai, Bapak ojol yang awalnya terlihat malu-malu langsung bergerak lincah memenuhi keranjang belanjaannya. Dengan fokus penuh, Ia bergegas mengambil kebutuhan pokok. "Beras, beras, beras!" serunya sambil menyusun karung beras. Tak lupa, telur, minyak goreng, dan gula juga berhasil Ia masukkan. Dengan ditemani oleh tim Jestham yang bersorak, suasana menjadi sangat mengharukan.
Dalam kecepatan dan keterbatasan waktu, kepeduliannya sebagai seorang ayah tetap terlihat. Saat ditawari untuk mengambil apa saja, pilihannya jatuh pada barang-barang kebutuhan dasar keluarga. Bahkan, Ia sempat mengambil susu, indomie, dan roti untuk bekal anaknya yang sudah SMK. Setiap langkahnya di lorong Indomaret diisi dengan keinginan tulus untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Begitu waktu dua menit habis, raut wajah lelahnya berubah menjadi senyum kebahagiaan yang tak terbendung. "Senang sekali, Bu," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Ia mengaku sempat gemetar dan bingung ketika tiba-tiba dipanggil masuk ke toko untuk diberi kesempatan ini. Kejutan itu begitu berarti bagi seorang ayah yang sehari-hari memikul beban tanggung jawab yang berat.
Dalam percakapan yang mendalam, Bapak ojol ini membuka hati tentang perjuangannya. "Apa yang paling sulit jadi seorang ayah? Beban tanggung jawab," jawabnya lirih. Ia mengungkapkan bahwa biaya sekolah dua anaknya yang bersekolah di swasta seringkali membuatnya harus menunggak pembayaran. "Saya nanti mohon-mohon sama ibu gurunya agar mereka tidak dikeluarkan aja," ceritanya dengan haru. Untuk menutupi tunggakan, Ia mencicil sedikit demi sedikit.
Perjuangannya tak kenal waktu. Meski hujan turun dengan deras, Ia tetap nekat online untuk mencari orderan. "Iya, itu demi anak, Bu," tuturnya. Setiap hari, Ia harus menyisihkan setidaknya Rp10.000 untuk ongkos dan uang jajan kedua anaknya. Pengorbanannya begitu besar, Ia bahkan tidak pernah makan di luar atau libur bekerja. "Uang dari hasil saya, enggak pernah saya makan di luar. Saya harus pulang," tegasnya dengan suara bergetar.
Melihat ketulusan dan perjuangannya, tim Jestham tak hanya memberikan sembako hasil belanja kilat tersebut, tetapi juga memberikan bantuan tunai sebagai tambahan rezeki. "Mana tahu ini bisa bantu untuk bayar tunggakan sekolah anak ya, Bapak," ujar Jestham. Bapak ojol ini pun tak kuasa menahan air mata, berulang kali mengucapkan terima kasih. "Ini pertolongan dari Tuhan langsung," ucapnya penuh syukur, meyakini bahwa ini adalah jawaban dari doa-doa yang selama ini dipanjatkannya.
Akhir dari pertemuan mengharukan ini, Bapak ojol tersebut memilih untuk langsung pulang membawa kebahagiaan itu kepada keluarganya. Barang-barang belanjaannya diantarkan ke rumahnya. "Semangat selalu ya untuk Bapak," doa Jestham mengiringi kepergiannya. Kisah ini adalah bukti bahwa di balik kesibukan dan cuaca yang berubah, ada ketabahan seorang ayah yang pantang menyerah, dan kebaikan sekecil apapun bisa menjadi cahaya yang menerangi hidup seseorang.(*)
| Jangan Biarkan Stres Menghapus Masa Mudamu: Ini Faktanya! |
|
|---|
| Potret Getir di Balik Senyum: Perjalanan Hati Menyentuh Naluri Kemanusiaan |
|
|---|
| Jangan Biarkan Kerutan Menetap! Simak Rahasia Kulit Halus dan Kencang |
|
|---|
| Jestham Bagikan Beras dan Rezeki Tak Terduga untuk Para Pejuang Tangguh Medan |
|
|---|
| Bosan Wajah Kasar? Ini Rahasia Ampuh Usir Komedo Agar Kulit Kembali Mulus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Memborong-bahan-makanan-demi-memenuhi-kebutuhan-rumah-tangganya.jpg)