Jestham Bagikan Beras dan Rezeki Tak Terduga untuk Para Pejuang Tangguh Medan
Jestham Bagikan Beras dan Rezeki Tak Terduga untuk Para Pejuang Tangguh Medan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Di tengah rutinitas kota yang seringkali terasa dingin, kebaikan tulus selalu menemukan caranya untuk menghangatkan jiwa. Jestham kembali melanjutkan misi kebaikannya dengan cara yang unik dan penuh makna, menjual beras dengan harga seribu rupiah. Namun, targetnya bukanlah pasar umum. Jestham secara khusus mendatangi para pejuang kehidupan di jalanan, figur-figur sederhana yang tabah menjalani hari.(12/11/25)
Target pertama adalah seorang kakek tukang becak. Rambutnya telah memutih, fisiknya tak lagi terlihat kuat, namun Ia masih setia menunggu penumpang di pinggir jalan, penumpang yang sejak pagi tak kunjung datang. Ketika Jestham menawarkan sekarung beras seharga seribu rupiah, sang kakek dengan bersyukur
mengeluarkan selembar uang dua ribuan yang dipegangnya saat itu. Kebahagiaannya karena mendapat beras murah pun terpancar jelas. Namun, kejutan sesungguhnya baru datang. Jestham mengembalikan uang yang jauh lebih besar dari yang diberikan. Air mata kakek itu pun pecah. Ia bercerita, seharian ini Ia tak mendapat penghasilan dan hanya berpegang pada sisa uang sepuluh ribu rupiah. "Semoga panjang umur," ucapnya lirih, doa tulus yang keluar dari rasa syukur yang mendalam. Jestham pun menambah lagi pemberiannya, berharap ini menjadi berkah yang meringankan bebannya.
Perjalanan berlanjut hingga bertemu dengan target kedua, seorang bapak renta yang sedang mengayuh sepeda sederhananya untuk menjajakan kerupuk. Saat ditawarkan beras engan harga murah, sang bapak tertunduk dan dengan jujur mengaku tidak memiliki uang sepeser pun karena dagangannya belum ada yang laku terjual. Meski begitu, Jestham tetap memberikan beras tersebut secara cuma-cuma dan memberikan rezeki tambahan sebagai bentuk apresiasi atas ketabahannya. Ceritanya mengundang haru, mengingatkan kita bahwa perjuangan ini adalah keharusan yang harus dijalani demi menyambung hidup di tengah kerasnya jalanan.
Lihatlah betapa kuatnya ketabahan para pejuang ini yang tetap menjalani hidup dengan penuh liku-liku tanpa mengeluh. Bagi bapak penjual kerupuk tersebut, kehadiran Jestham bukan sekadar bantuan materi, melainkan sebuah pengingat bahwa Tuhan selalu punya cara untuk mengirimkan bantuan bagi mereka yang bersabar. Momen ini benar-benar memperlihatkan sisi lain dari perjuangan hidup yang seringkali luput dari pandangan kita, di mana rasa syukur tetap ada meskipun dalam kondisi yang serba terbatas.
Tak berhenti sampai di situ, orang terakhir yang ditemui adalah seorang abang ojol yang sedang menanti orderan di pinggir jalan. Sama seperti sebelumnya, Ia ditawarkan sekarung beras dengan harga seribu rupiah, dan wajahnya langsung dipenuhi binar bahagia saat uang yang Ia berikan malah dikembalikan dengan jumlah yang jauh lebih besar. Kejutan ini seolah menjadi pelipur lara di tengah lelahnya mencari nafkah di jalanan, menciptakan momen hangat yang mengakhiri misi berbagi untuk hari ini.
Lebih dari sekadar bagi-bagi beras, cerita ini adalah tentang keberkahan yang nyata dan keindahan berbagi yang mampu memberikan secercah harapan baru. Kita diajak untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada mereka yang terus berjuang dengan penuh kejujuran. Semoga momen-momen seperti ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat serta berkah bagi kita semua, menciptakan dunia yang lebih hangat dengan kepedulian antar sesama.(*)
Referensi
https://www.tiktok.com/@jesicathamrin/video/7572054209458097416?lang=en
| Bosan Wajah Kasar? Ini Rahasia Ampuh Usir Komedo Agar Kulit Kembali Mulus |
|
|---|
| Jangan Ditarik, Ini Cara Benar Atasi Kulit Wajah Mengelupas agar Kembali Mulus |
|
|---|
| Bye-Bye Flek Hitam! Rahasia Agar Melasma Tidak Hobi 'Balik Lagi' ke Wajahmu |
|
|---|
| Cahaya dari Dalam: Kolagen sebagai Pondasi Kecantikan dan Kesehatan |
|
|---|
| Flek Hitam Membandel? Ini 5 Fakta dan Solusinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Keberkahan-tak-terduga-bagi-bapak-penjual-kerupuk-tua.jpg)