Peresmian Jembatan Cinta Kasih di Sumba, Ribuan Warga Akhirnya Punya Akses Aman
Peresmian Jembatan Cinta Kasih di Sumba, Ribuan Warga Akhirnya Punya Akses Aman
TRIBUN-MEDAN.com, SUMBA, BARAT DAYA - Sebuah langkah nyata menghadirkan dampak bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh DAAI TV melalui peresmian Jembatan Cinta Kasih yang menghubungkan Desa Bondo Bela dan Desa Rita Baru, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 10 Mei 2026. Jembatan ini hadir sebagai solusi atas kebutuhan konektivitas masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi deras dan dalamnya Sungai Polapare untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Desa Rita Baru memiliki populasi sebanyak 412 KK atau 1.745 jiwa, sementara Desa Bondo Bela dihuni oleh 825 KK atau 4.520 jiwa. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih aman dan layak bagi ribuan warga, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta interaksi sosial antarwilayah.
Prof. Dr. M. Alie Humaedi, M.Ag., M.Hum. dari Pusat Riset Arkeologi Lingkungan, Maritim, dan Budaya Berkelanjutan BRIN menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah terpencil. “Pembangunan Jembatan Cinta Kasih yang menghubungkan Desa Bondo Bela dan Rita Baru ini adalah sarana perwujudan imajinasi komunitas terkait masalah konektivitas di atas Sungai Polapare yang berarus deras dan dalam. Harapannya selain memberikan jaminan keselamatan dan mengurangi risiko kesakitan, jembatan ini mampu meningkatkan akses terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan mempererat interaksi sosial masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan teknis Jembatan Cinta Kasih Sumba ini, dikerjakan oleh Vertical Rescue Indonesia yang sudah berpengalaman dalam membangun jembatan gantung di berbagai pelosok Indonesia. Komandan Tim Pembangunan Jembatan Cinta Kasih dari VRI, Dadan Ridwan Hamdani menjelaskan bahwa posisi titik lokasi pembangunan jembatan ini berada di lereng tebing, sehingga harus memangkas atau meratakan tebing untuk menempatkan posisi tiang gapura dan angkur. Lokasi pembangunan jembatan yang dipenuhi dengan batuan kapur yang rapuh serta kondisi curam di titik Desa Rita Baru juga menjadi tantangan tersendiri.
Jembatan gantung ini memiliki panjang sekitar 90 meter dengan lebar 1,2 meter. Seluruh material pembangunan harus diangkut secara manual dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer melewati jalur curam dari titik terakhir kendaraan menuju lokasi pembangunan.
“Dengan tantangan sebesar itu kami sungguh berharap agar jembatan bisa dirawat semaksimal mungkin dan akses jalan diperbaiki agar lebih aman serta dapat digunakan kendaraan roda dua,” tambah Komandan Tim Pembangunan VRI.
Pembangunan jembatan ini juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat yang bergotong royong untuk membangun akses untuk desa mereka. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi berbagai pihak dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Pemerintah Daerah Sumba Barat Daya saat ini menghadapi tantangan pembangunan dengan adanya pemangkasan dana sebesar Rp 215 miliar. Pembangunan jembatan dengan melibatkan banyak pihak seperti ini tentu menjadi salah satu sarana untuk terus melanjutkan pembangunan di tengah kebutuhan masyarakat Sumba Barat Daya yang sangat besar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Cinta Kasih menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan lebih banyak jembatan gantung di berbagai titik wilayah Sumba Barat Daya.
Gerakan DAAI Berdampak, Menggerakkan Kebaikan
Sebagai media yang mengusung nilai cinta kasih dan kemanusiaan, DAAI TV menjadi inisiator utama dalam dalam gerakan kolaboratif ini melalui kampanye DAAI Berdampak, Menggerakkan Kebaikan.
| Musrenbang RKPD Kabupaten Toba Tahun 2027, Bupati: Sampaikan Prioritas Pembangunan 2027 |
|
|---|
| Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan, Pemkab Toba Sampaikan Capaian dan Arah Pembangunan |
|
|---|
| Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Uluan, Sekda Toba, Pertimbangkan Skala Prioritas |
|
|---|
| Wabup Toba Hadiri Musrenbang RKPD 2027 Silaen, Optimalisasi Potensi di Tengah Tekanan Ekonomi |
|
|---|
| Wabup Toba Ingatkan Pimpinan OPD Hadir Dalam Musrenbang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Peresmian-Jembatan-Cinta-Kasih-di-Sumba-Ribuan-Warga.jpg)