Berita Advertorial

Promosikan Visit Malaysia 2026, Tourism Malaysia Gelar Seminar Destinasi di Medan

Tourism Malaysia terus menggencarkan promosi Visit Malaysia 2026 di pasar Indonesia dengan menyasar tiga kota besar.

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
WISATA MALAYSIA - Tourism Malaysia menampilkan pertunjukan budaya saat peluncuran promosi gastronomi dan kebudayaan Malaysia di Grand Mercure Hotel Medan, Rabu (29/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tourism Malaysia terus menggencarkan promosi Visit Malaysia 2026 di pasar Indonesia dengan menyasar tiga kota besar, yakni Surabaya, Jakarta, dan Medan.

Promosi tersebut dikemas melalui misi penjualan pelancongan ke Indonesia yang berlangsung pada 24-29 April 2026 untuk memperkuat kerja sama industri pariwisata kedua negara sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

Director, International Promotion Division (ASEAN) Tourism Malaysia, Puan Baizuri Baharum, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas yang akan terus diperkuat sepanjang tahun ini.

“Untuk mempromosikan Visit Malaysia 2026 di pasaran Indonesia, kami telah ke Surabaya, Jakarta dan Medan. Indonesia ini salah satu pasaran yang kita akan lebihkan usaha promosinya,” ujarnya di Grand Mercure Hotel Medan, Rabu (29/4/2026).

Dalam misi promosi ini, delegasi Malaysia membawa sekitar 50 organisasi yang terdiri dari pelaku industri pariwisata, maskapai penerbangan, hotel, rumah sakit, agen perjalanan, hingga pemilik produk wisata.

Beberapa di antaranya yakni Penang Global Tourism, Sarawak Tourism Board, Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), program Malaysia My Second Home (MM2H), serta sejumlah operator wisata lainnya.

Menurut Baizuri, selama ini wisatawan Indonesia, termasuk dari Medan, masih didominasi kunjungan ke destinasi populer seperti Kuala Lumpur, Genting Highlands, dan Penang. Padahal, Malaysia memiliki banyak tujuan wisata lain yang belum banyak dikenal.

Ia menyebut kawasan Pantai Timur Malaysia seperti Kelantan, Terengganu, dan Pahang sebagai destinasi potensial yang kini mulai dipromosikan.

“Malaysia punya lebih banyak yang bisa ditawarkan. Contohnya East Coast of Malaysia seperti Kelantan, Terengganu dan Pahang,” katanya.

Sebagai dukungan aksesibilitas, AirAsia disebut akan membuka penerbangan langsung dari Jakarta ke Kota Bharu pada Juni dan Juli mendatang. Langkah ini diharapkan mendorong minat wisatawan Indonesia menjelajahi destinasi baru di Malaysia.

Selain menjual destinasi baru, Tourism Malaysia juga mulai mengangkat pengalaman wisata berbeda di kawasan yang sudah populer, khususnya Kuala Lumpur.

Baizuri mencontohkan kawasan Petaling Street atau Chinatown yang kini dipenuhi kafe bergaya hipster, mural menarik, serta spot foto instagramable yang cocok bagi wisatawan muda.

“Orang Indonesia suka ambil gambar dan share di Instagram, TikTok dan sebagainya,” katanya.

Tak hanya itu, sejumlah pengalaman unik juga tengah disiapkan untuk dipasarkan melalui agen perjalanan di Medan, seperti wisata kuliner nasi lemak dengan latar gedung pencakar langit hingga tur kota menggunakan skuter Vespa sambil singgah ke tempat makan terkenal.

Sebagai bagian promosi, Tourism Malaysia juga menggelar program promosi gastronomi dan budaya Malaysia di Surabaya, Jakarta, dan Medan. Berbagai kuliner ikonik diperkenalkan seperti Laksa Sarawak, Laksa Nyonya, Char Kway Teow, Penang Asam Laksa, hingga Chicken Kut Teh.

Tourism Malaysia optimistis pasar Indonesia akan terus tumbuh. Pada tahun lalu, Malaysia menerima sekitar 4,3 juta wisatawan asal Indonesia.

“Tahun ini kalau boleh kami mahu lebih banyak,” ujarnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved