Samosir Nan Indah

Paskah Oikumene 2026 Digelar di Pelosok Samosir, Bupati Tekankan Pelayanan hingga Daerah Terpencil

Perayaan Paskah Oikoumene Kabupaten Samosir Tahun 2026 berjalan khidmat. Didalam gereja katolik Santa Clara Silimapuluh .

|
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
PASKAH OIKUMENE - Perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Samosir Tahun 2026 berjalan khidmat. Didalam gereja katolik Santa Clara Silimapuluh Desa Parsaoran Kecamatan Sitio-tio berkumandang lagu pujian dan koor dari denominasi gereja. 

TRIBUN-MEDAN.com, PANGURURAN - Perayaan Paskah Oikoumene Kabupaten Samosir Tahun 2026 berjalan khidmat. Didalam gereja katolik Santa Clara Silimapuluh Desa Parsaoran Kecamatan Sitio-tio berkumandang lagu pujian dan koor dari denominasi gereja.

Gereja kecil yang berada di pelosok ini menjadi tempat pilihan Bupati Samosir Vandiko Gultom merayakan paskah oikumene bersama masyarakat, Kamis (23/4/2026).

Acara berlangsung sederhana, namun membuktikan suatu kebersamaan, sukacita yang luar biasa antara masyarakat dan pemerintah.

"Perayaan keagamaan harus menjangkau masyarakat di daerah terpencil agar kehadiran pemerintah dapat dirasakan secara langsung," kata Vandiko Gultom, Jumat (24/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhockel Tamba, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Marudut Tua Sitinjak, para SAB, para Asisten, Kadis Kominfo dan pimpinan OPD se-Kab. Samosir, para Camat se-Kab. Samosir, Praeses Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi, dan tokoh  agama.

Perayaan Paskah tahun ini mengusung tema "Kristus Bangkit, Memperbaharui Kemanusiaan Kita" dengan subtema yang mengajak masyarakat menjadi perpanjangan tangan Tuhan bagi sesama. Khotbah disampaikan oleh RP. Venantius Sitohang, OFM Cap.

Perayaan Paskah ini menjadi sukacita bagi jemaat gereja santa Clara silima puluh mendapat perhatian dari Pemkab. Samosir Dengan bantuan sebesar Rp 50 juta.

Bantuan diserahkan langsung Bupati Samosir, Wakil Bupati dan Wakil Ketua  DPRD kepada pengurus gereja.

"Semoga bermanfaat untuk pembangunan fisik dan iman digereja ini," ucap Vandiko.

Ia mengajak masyarakat memaknai Paskah sebagai momentum refleksi atas pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai Paskah perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya seremonial belaka namun harus melanjutkan karya keselamatan yang diberikan Tuhan.

"Karya keselamatan tidak selalu materi , tapi ada yang murah dan mudah dengan menerapkan  kasih, buah rindu dan cinta," sambungnya.

"Mari saling mengasihi satu sama lain, saling membantu, dan berkontribusi dalam pembangunan, saling support itulah karya keselamatan sesungguhnya yang perlu kita terapkan," terangnya.

Ia juga menegaskan komitmenya bersama FK3S bahwa perayaan Paskah dan Natal ke depan akan terus digelar di wilayah pelosok, agar seluruh masyarakat dapat merasakan sukacita yang sama.

"Dengan perayaan paskah dan Natal di Pelosok maka kami berharap bisa bertemu, bersekutu dengan masyarakat memuji dan memuliakan nama Tuhan," ungkapnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved