Berita Advertorial

Halal Bihalal dan Seminar Nasional UNIVA Medan, Dorong Penguatan Karakter Mahasiswa

Civitas akademika Universitas Alwashliyah Medan bersama Ikatan Sarjana Al Washliyah (ISARAH) menggelar kegiatan Halalbihalal dan Seminar Nasional.

TRIBUN MEDAN/HUSNA FADILLA TARIGAN
SEMINAR NASIONAL - Sejumlah pimpinan dan narasumber berfoto bersama usai kegiatan Halalbihalal dan Seminar Nasional Civitas Akademika di Universitas Alwashliyah Medan, Senin (13/4/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan tokoh-tokoh seperti Dedy Iskandar Batubara, Adri Zulfikri Sitompul, dan Ahmad Doli Kurnia Tanjung dalam upaya memperkuat karakter mahasiswa menuju Indonesia Emas 2045. 

“Semoga hasil seminar ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Di tengah bonus demografi, kita tidak boleh tertinggal dari kampus lain,” ungkapnya.

Bimbingan dan arahan sekaligus pembukaan kegiatan disampaikan Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Masyhuril Khamis.

Ia menekankan pentingnya kaderisasi alumni untuk memperkuat peran organisasi di berbagai daerah.

“Alumni perlu didorong menjadi kader, dilatih, lalu didistribusikan ke berbagai wilayah agar menjadi kekuatan baru bagi umat,” ujarnya.

Dalam sesi seminar, sejumlah narasumber turut hadir, termasuk anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung yang menyoroti pentingnya pembangunan karakter berbasis indikator kemajuan global.

Ia menjelaskan, hasil riset lembaga di Swedia pada awal 2000-an menunjukkan bahwa negara-negara maju seperti Finlandia, Norwegia, dan Swedia memiliki indeks pembangunan manusia yang tinggi.

“Indeks pembangunan manusia itu diukur dari kualitas pendidikan, kesehatan, dan harapan hidup. Negara-negara tersebut selalu berada di peringkat atas, sementara Indonesia masih di kisaran 120 hingga 130,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung indikator kebahagiaan dan keamanan sebagai ukuran kemajuan suatu negara.

“Salah satu indikator kebahagiaan itu sederhana, seperti seberapa sering masyarakat tersenyum. Bahkan di negara-negara tersebut, tingkat keamanannya sangat tinggi, sampai kendaraan bisa diparkir tanpa dikunci,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan bagi Indonesia, khususnya generasi muda.

Ia menegaskan, mahasiswa harus mampu memperkuat karakter, integritas, dan kualitas diri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini diikuti mahasiswa dan civitas akademika dengan antusias, serta diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam membangun generasi unggul dan berkarakter di masa depan.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved