Berita Advertorial

Batik Exhibition Uniland Plaza Angkat Batik Ramah Lingkungan dan Fashion Berkelanjutan

Batik Exhibition digelar di Uniland Plaza Medan selama dua hari, 11–12 Desember 2025 dengan menghadirkan kolaborasi antara RGE .

TRIBUN MEDAN/Husna Fadilla Tarigan
FASHION SHOW BATIK - Sejumlah model anak dan dewasa menampilkan busana batik ramah lingkungan dalam rangkaian Batik Exhibition yang digelar di Uniland Plaza Medan, 11–12 Desember 2025. Pameran ini merupakan kolaborasi RGE bersama perusahaan subsidiarinya, Apical dan APR, yang mengangkat konsep fesyen berkelanjutan sekaligus memperkenalkan batik dengan warna dan motif modern kepada masyarakat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Batik Exhibition digelar di Uniland Plaza Medan selama dua hari, 11–12 Desember 2025, dengan menghadirkan kolaborasi antara RGE bersama dua perusahaan subsidiarinya, Apical dan APR, serta melibatkan pelaku UMKM batik dari berbagai daerah.

General Manager Sumatra Club, Justin Maurice Heng, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi upaya memperkenalkan peran RGE beserta perusahaan-perusahaan subsidiarinya dalam mendukung pelestarian budaya batik sebagai warisan Indonesia, sekaligus memperkenalkan inovasi produk yang ramah lingkungan.

“Selama dua hari ini kami mengajak perusahaan subsidiari kami, Apical dan APR, untuk bergabung bersama di Uniland Plaza Medan. Tujuannya untuk memperkenalkan produk-produk yang digunakan dalam proses pembuatan batik, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam menjaga dan melestarikan batik Indonesia,” ujar Justin, Jumat (12/12/2025).

Ia menyebutkan, pada hari pertama kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas pengenalan produk, seperti Bicos Fiber serta wax berbahan dasar minyak sawit yang dimanfaatkan dalam industri batik. Sementara pada hari kedua, rangkaian acara ditutup dengan peragaan busana batik.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bagaimana RGE, Apical, dan APR terlibat dalam mendukung pelestarian budaya batik. Ini juga menjadi sarana yang baik bagi kami untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal,” tambahnya.

Salah satu peserta pameran, Owner Baba Batik, Irene Senly, mengatakan kehadiran Baba Batik dari Pekalongan dalam Batik Exhibition menjadi kesempatan untuk memperkenalkan konsep sustainable fashion, khususnya pada produk batik anak.

“Kami Baba Batik dari Pekalongan hadir secara spesial di Batik Exhibition Uniland Plaza Medan untuk memperkenalkan batik anak sebagai bagian dari fashion berkelanjutan,” kata Irene.

Ia menjelaskan, Baba Batik ingin mengubah pandangan bahwa batik tidak lagi identik dengan warna-warna lama yang monoton, melainkan dapat tampil lebih modern dan ramah anak.

“Kami memperkenalkan bahwa batik sekarang hadir dengan warna-warna baru seperti pastel, ungu, dan biru muda. Tidak hanya cokelat atau hitam seperti dulu,” ujarnya.

Menurut Irene, seluruh produk Baba Batik menggunakan kain bersertifikasi dari APR yang ramah lingkungan, dipadukan dengan pewarna alami, sehingga aman digunakan untuk anak-anak.

“Kami menjamin produk Baba Batik tidak susut, tidak luntur, tidak menimbulkan alergi, dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit anak. Bahannya ramah lingkungan dan motifnya modern,” jelasnya.

Ia menambahkan, batik kini dapat digunakan untuk berbagai kesempatan, tidak hanya acara formal.

“Batik sekarang bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari, santai, bahkan untuk event tertentu juga tetap terlihat menarik,” katanya.

Terkait penyelenggaraan pameran, Irene berharap Batik Exhibition dapat terus berlanjut dan semakin berkembang ke depannya.

“Semoga tahun depan pameran ini semakin ramai dan kami bisa kembali bergabung. Antusiasme generasi muda terhadap batik ternyata sangat baik,” tutupnya.

(cr26/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved