Kebakaran di Asrama Haji Medan

Kebakaran Hebat di Asrama Haji, Rico Waas Sampaikan Peringatan Ini

Di lokasi, Wali Kota didampingi Tim Damkar, BPBD Medan, Camat Medan Johor, serta unsur TNI dan Polri.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/DEDY
KEBAKARAN- Wali Kota Medan, Rico Waas meninjau langsung kondisi Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Kecamatan Medan Johor yang dilanda kebakaran, Rabu 30/7/2025)  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kebakaran dengan api besar melanda Gedung Madinatul Al Munawwarah di kompleks Asrama Haji Medan, Jalan A.H. Nasution, Kecamatan Medan Johor. Gedung terlihat menghitam dna rusak, kaca-kaca pecah, ruangan gedung terbakar parah, Rabu (30/7/2025). 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.04 WIB ini menghanguskan sekitar 30 persen bangunan lima lantai, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Bangunan selama ini difungsikan sebagai aula dan penginapan. 

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses evakuasi, pemadaman, dan kondisi para penghuni asrama yang dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Mendengar kabar itu, saya langsung menuju lokasi. Kebakaran menghanguskan sekitar 30 persen bangunan. Sampai saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," kata Rico di sela peninjauan.

Di lokasi, Wali Kota didampingi Tim Damkar, BPBD Medan, Camat Medan Johor, serta unsur TNI dan Polri.

Sisa asap masih mengepul, dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) bersama delapan unit mobil pemadam terus melakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait  untuk memastikan asrama ini segera aman kembali. Dari kejadian pentingnya selalu hati-hati, pastikan instalasi sudah aman, kabel-kabel dan sirkuit kelistrikan aman agar tidak terjadi arus pendek (korsleting).

Apalagi saat ini cuaca ekstrem, panas tinggi dan angin cukup kencang cepat sekali membuat api tersulut besar," ujarnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Muhammad Yunus, menyebut pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 12.04 WIB.

"Begitu menerima informasi, delapan unit armada pemadam langsung dikerahkan. Saat ini proses pendinginan sudah berlangsung," kata Yunus.

Namun, Yunus tak berani mendahului pihak berwenang ketika ditanya penyebab kebakaran.

Dirinya belum dapat memastikan, karena tim kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengetahui titik awal api.

Sebelum meninggalkan lokasi, Rico Waas mengingatkan masyarakat untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca ekstrem.

"Saya apresiasi Dinas Pemadam yang cepat tanggap, dan saya kembali mengimbau warga agar waspada. Periksa listrik sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah kamar di ruang gedung asrama mengalami kerusakan berat, dan proses pendinginan masih terus dilakukan. Dan hal yang layak disyukuri tidak ada korban luka dan jiwa.

(Dyk/Tribun-Medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved