Berita Viral

SOSOK Chiko dan Wiran, Dua Pria Viral Foto Prewedding Kenakan Pakaian Adat, Tinggal di Australia

Chiko dan Wiran sampai saling menguatkan dan mengatakan jika kedekatan dan keputusan mereka menikah adalah takdir.

Tribun Jateng/net
PERNIKAHAN SEJENIS - Chiko dan Wiran dihujat oleh netizen Indonesia setelah memposting foto preweding mereka. Ya, keduanya yang sama-sama laki-laki itu ternyata sudah memutuskan menikah 

Bagi Chiko, kebahagiaan bersama Wiran jauh lebih penting daripada pandangan orang lain.

Ia juga menyebut bahwa menjadi pasangan sesama jenis bukanlah sebuah pekerjaan atau pilihan yang bisa diubah, melainkan sesuatu yang sudah ditentukan.

"Menjadi pasangan sesama jenis itu bukan pekerjaan, itu sudah garis takdir dr Allah."

"Yg namanya kerja itu yg seperti ini, Walaupun sering pulang malam, Wiran tetap semangat tanpa lelah, karena jadi tulang punggung keluarga itu tidak mudah," tulis Chiko.

Dalam unggahan lainnya, ia juga menyemangati Wiran yang ikut menjadi sasaran hujatan.

"Semoga kamu kuat ya yank menghadapi dunia yg tidak adil ini buat kita Hinaan, Cacian, Makian dan aku Yakin semua itu akan membuatmu lebih kuat menjalani hidup ini."

Chiko diketahui sudah lebih dari 15 tahun tinggal di Australia.

Ia bekerja sebagai capster di sebuah salon dan sempat memperlihatkan momen ketika ia mencukur rambut Wiran sendiri.

Dalam kehidupan sehari-hari, Chiko dan Wiran kerap memperlihatkan kemesraan mereka melalui video dan foto di media sosial.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, hubungan sesama jenis masih belum diterima secara hukum maupun sosial.

Mengutip Kompas.com, Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa pernikahan sesama jenis tidak dapat dilegalkan di Indonesia.

Hal ini dianggap bertentangan dengan konstitusi dan nilai-nilai Pancasila.

Hakim Konstitusi Arief Hidayat menyampaikan bahwa ideologi Indonesia berbeda dengan Barat.

Ia mengatakan bahwa nilai Ketuhanan Yang Maha Esa tidak sejalan dengan konsep pernikahan sesama jenis.

"Kalau menurut Ketuhanan Yang Maha Esa, sunatullah kan harus laki-laki dan perempuan. Ya kan? Ya, maka perkawinan sejenis ya, menurut saya enggak tepat di Indonesia," ujar Arief.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved