Breaking News

Medan Terkini

Siswa SMK BBC Medan Gelar Screening Film dan Animasi di CGV Focal Point, Berikut 3 Karyanya

SMK Broadcasting Bina Creative (BBC) Medan memamerkan karya film siswanya di CGV Focal Point Medan, Selasa (6/5/2025).

Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Tria Rizki

Siswa di Medan Gelar Screening Film dan Animasi di CGV Focal Point, Berikut 3 Karyanya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - SMK Broadcasting Bina Creative (BBC) Medan menyelenggarakan kegiatan tahunan Screening Film SMK BBC 2025 di CGV Focal Point Medan, Selasa (6/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran sekaligus ajang apresiasi terhadap karya kreatif siswa-siswi kelas XII di bidang perfilman dan multimedia. Screening film ini dihadiri ratusan siswa, orang tua murid, serta para guru. 

Kepala SMK BBC Medan, Wahyudi Hidayat, menyampaikan bahwa film dan animasi yang ditayangkan merupakan hasil karya murni para siswa, sebagai bentuk tugas akhir mereka.

"Ini adalah hasil karya murni anak-anak, khususnya kelas XII, sebagai bentuk tanggung jawab dan evaluasi pembelajaran mereka selama tiga tahun. Film dibuat secara berkelompok, sedangkan untuk karya periklanan biasanya individu," ujar Wahyudi.

Kepsek menyampaikan kegiatan screening film ini dilakukan setiap tahunnya, sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para siswa.

"Jadi sekolah punya tanggung jawab lah untuk mengapresiasi karya anak-anak. Selain dari pada itu tentu untuk mempromosikan sekolah juga, bahwa ada SMK yang fokusnya di dunia perfilman di Medan," ujarnya.

Karya anak-anak setiap tahunnya juga disebutnya mengalami peningkatan. Baik secara visual maupun ide cerita.

"Ada peningkatan lah setiap tahunnya, mereka terlihat antusias. Artinya mereka juga merasa senang dengan kegiatan ini. Tidak hanya yang kelas XII tetapi adik kelasnya juga belajar dengan melihat karya sebelumnya," ungkap kepsek.

Kepsek berharap untuk anak-anak bisa lebih giat, tekun dan serius, sesuai dengan bidangnya.

"Kita punya beberapa jurusan, jadi saya harap melalui kegiatan ini anak-anak jadi lebih bersemangat untuk belajar di bidang sesuai dengan kejuruan masing-masing. Karena itulah yang bisa membranding diri mereka," tukasnya.

Pada tahun ini, kegiatan screening menampilkan berbagai karya siswa, termasuk tiga film pendek dengan tema beragam:

* Kaluna, kisah teror mistis yang dialami seorang mahasiswi akibat jimat kontrakan yang dibuang.

* Mampir, cerita tentang teror supranatural setelah benda keramat dilepaskan dari pintu rumah.

* Izumi, drama aksi berlatar dunia samurai yang mengisahkan perjalanan balas dendam seorang adik terhadap pembunuh kakaknya.

Melani Putri sutradara film animasi Izumi menyampaikan, dalam pembuatan film dirinya dan tim tentu menemukan kesulitan,  banyak anggota yang baru pertama kali menggunakan software, seperti animasi dan lighting.

“Banyak pengalaman yang saya dapat dari project ini, mulai dari time management, bagaimana kerjasama tim dan lainnya,” ujar Melani.

Putri Desy Ananda sutradara film Mampir menyampaikan hal serupa, dalam mengerjakan project banyak hal mereka dapatkan, baik secara pribadi maupun kerjasama tim.

"Management waktu, budget dan lainnya. Disisi lain juga kita menemukan banyak tantangan, seperti cuaca yang tidak menentu, jadi banyak scane yang tidak terambil," jelasnya.

Melalui project tugas akhir ini mereka berharap bisa memberikan hasil lebih baik di dunia perfilman.

"Kami harap kedepannya ilmu ini bisa kami gunakan dengan baik setelah tamat," pungkasnya.

Selain pemutaran film, showcase ini juga menghadirkan video promosi 3D iklan kosmetik, sebagai bagian dari hasil karya siswa jurusan Multimedia. 

Karya ini dikembangkan dengan bimbingan langsung dari para guru produktif Jurusan Multimedia, yaitu M. Danish, Ray Sidabutar, Christian Fau, serta Guestar, sebagai bentuk integrasi keterampilan kreatif dan teknologi digital dalam industri kreatif masa kini.

Para guru produktif tersebut juga berharap agar para siswa dapat melanjutkan kiprah mereka di industri kreatif dan mampu bersaing di dunia kreatif nasional maupun internasional.

Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Bina Creative, serta turut didukung oleh Yayasan Sinema ManuprojectproIndonesia, WIN Studio, REV, Arsaka, dan CGV Focal Point Medan.

Screening Film SMK BBC 2025 memperkuat komitmen sekolah dalam membangun ruang kreasi dan apresiasi, serta mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan industri kreatif modern. 

Selama pemutaran berlangsung, antusiasme tinggi terlihat dari para siswa yang menyaksikan hasil karya mereka diputar di layar lebar. 

Para orang tua pun tampak sangat antusias dan bangga menyaksikan pencapaian anak-anak mereka, menjadikan momen ini sebagai salah satu kenangan berharga dalam perjalanan pendidikan mereka di SMK BBC. 

(cr26/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved