VIDEO

Gubernur Bobby Siap Copot Kadis LHK Yuliani Siregar, jika Bersalah soal Pagar di Deliserdang

Menurut Bobby Nasution, apabila Kepala Dinas LHK ini Yuliani bersalah dalam kasus ini, pastinya akan ditindak.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Satia

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Gubernur Sumut Bobby Nasution merespon soal polemik pembongkaran pagar yang menutupi 48 hektar kawasan hutan lindung di pesisir pantai Desa Regemuk, Deli Serdang. 

Dalam kasus ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut Yuliani Siregar dilaporkan ke Polda Sumut oleh perusahaan tambak udang PT Tun Sewindu, kerana menjadi inisiator pembongkaran pagar tersebut.   

Menurut Bobby Nasution, apabila Kepala Dinas LHK ini Yuliani bersalah dalam kasus ini, pastinya akan ditindak.

"Kadis LHK, kalau salah ya ditindaklah," ucapnya di Regale Convention Center, Sabtu (8/3/2025).

Disinggung apakah Bobby Nasution sudah melakukan peninjauan ke lokasi, ia menjawab belum

"Belum-belum," jelasnya.

Untuk diketahui, dilansir dari Kompas.com, PT Tun Sewindu melalui pengacaranya Junirwan Kurnia mengkliam pagar yang dibongkar Yuliani merupakan milik kliennya, mereka juga menilai tindakan pembongkaran yang dilakukan Yuliani ilegal. Yuliani pun dianggap melanggar Pasal 170 KUHP Junto 406 KUHP.     

Terkait pelaporan itu Yuliani menanggapinya santai, dia menyebut pembokaran yang dilakukannya demi menggakkan hukum. Sebab menurut data dari Dinas LHK Sumut, wilayah yang dipagari adalah kawasan hutan lindung. 

"Saya udah benar-benar bertindak sesuai dengan prosedur hukum. Saya udah cek, itu adalah kawasan hutang lindung,"ujar Yuliani kepada kompas.com, Minggu (2/3/2025). 

Dia lalu menegaskan apa yang dilakukkannya merupakan bagian dari tugasnya menjaga kawasan hutan di Sumut.

"Ini namanya penindakan, sebelumnya berita ini sudah viral malahan disebut pagar laut. Sebelum saya dimarahi pimpinan saya, saya harus bertindak duluan lah. Kan ngak mungkin saya ditegur dulu,'' katanya. 

Terkait polemik pembongkaran yang berujung pelaporan ini dirinya juga akan segera melaporkannya ke Gubernur Sumut, Bobby Nasution selaku atasannya. Bobby diketahui mulai aktif bekerja pada Senin (3/3/2025) sebab sebelumnya dia mengikuti retreat di Magelang.

"Ya akan melaporkannya ke pak Bobby namanya, beliau pimpinan saya. Apa yang saya perbuat apalagi sudah viral, ya wajar lah saya melaporkan ke beliau. Dia kan pimpinan saya. Saya akan melaporkan duduk permasalahan seperti apa, seperti itu saja," tandasnya. 


 


Namun Yuliani memastikan pembongkaran yang dilakukan adalam sebagai penegakan hukum. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved