Selasa, 30 Juni 2026

Berita Medan

Cerita Jim Seniman Medan, Lukis Naga Padoha yang Berasal dari Batak Toba di Konsorsium, Ini Maknanya

Jim terlihat sibuk memilah dan memilih warna apa yang cocok untuk seekor naga padoha. 

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANISA
Seorang Seniman asal Medan Jim, saat melukis seekor Naga Padoha yang berasal dari Batak Toba, Jumat (24/1/2025). Lukisan tersebut dibuat dalam kegiatan konsorsium Seniman Medan di Taman Kebudayaan hari ini. 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Seorang Seniman asal Medan, Jim mengaku senang dan bersyukur bisa terlibat di acara konsorsium Seniman Medan di Taman Budaya Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (24/1/2025).  
 
Pantauan Tribun Medan, Jim membuat sebuah karya lukisan seekor Naga Padoha.  

Jim terlihat sibuk memilah dan memilih warna apa yang cocok untuk seekor Naga Padoha. 

Bukan hanya itu Jim juga melukis sejumlah orang di atas Naga Padoha tersebut. 

Diceritakan Jim, Naga Padoha ini adalah binatang yang cukup memiliki filosofi bagi kalangan masyarakat Batak Toba. 

"Saya senang bisa bergabung di acara konsorsium dan hari ini saya memberikan sebuah karya lukis untuk acara ini. Yakni lukisan Naga Padoha," ucapnya saat ditemui Tribun Medan, Jumat (24/1/2025). 

Menurut Jim, ia melukis seekor Naga Padoha karena saat ini banyak masyarakat yang melupakan adat istiadat dan budaya tradisional yang dimiliki di setiap daerah di Sumut. 

"Naga Padoha ini satu binatang yang cukup memiliki filosofi yang bagus. Tujuan saya menggambar ini, agar masyarakat tetap menerapkan budaya tradisional serta adat istiadat," ucapnya. 

Diterangkan Jim, saat ini banyak masyarakat yang sudah mengikuti globalisasi sampai melupakan kebudayaan dan adat istiadat yang dipunya.

"Saya berharap di tahun 2025 ini banyak masyarakat yang kembali melestarikan adat istiadat. Naga Padoha ini mengingatkan kita bahwa pentingnya melestarikan budaya dan adat istiadat," ucapnya. 

Sementara itu, Koordinator Konsorsium Seniman Medan, Afroid mengatakan sebanyak 300 seniman di Kota Medan terlibat dalam acara ini. 

Menurutnya, acara ini kembali diadakan setelah beberapa tahun belakangan ditiadakan. Tujuan dari acara ini adalah untuk menunjukkan ke masyarakat seniman bukanlah pengganggu. 

"Acara ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2025 mendatang. ada berbagai program kebudayaan yang diadakan di sini yang terbuka untuk umum dan gratis," jelasnya. 

Menurutnya, sejumlah kegiatan yang akan diadakan itu adalah lokakarya festival, April Move hingga Medan Film Festival.  

"Kegiatan konsorsium ini kembali kita adakan, dengan tujuan menunjukkan Seniman itu tidak mengganggu. Kegiatan ini juga telah didukung oleh Pemko Medan. Diharapkan kegiatan ini bisa berjalan maksimal," terangnya.  

Diketahui, konsorsium Medan kali ini bertemakan Culture Fest dimana di dalamnya ada sebanyak 13 program kalender kebudayaan di tahun 2025.

(Cr5/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 00:00 WIB
Brazil
Brasil
2 - 1
Japan
Jepang
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 03:30 WIB
Germany
Jerman
1 - 1
Paraguay
Paraguay
Round of 32 - Babak 32 Besar
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:00 WIB
Netherlands
Belanda
1 - 1
Morocco
Maroko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved