Siantar Terkini

Musim Kemarau, Debit Air di Umbul Perumda Tirta Uli Kota Siantar Mengecil

Cuaca panas yang menerjang Kota Pematangsiantar dalam beberapa pekan terakhir memberi dampak pada pasokan distribusi air Perumda Tirta Uli ke rumah-ru

Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
HO/TribunMedan
Perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR


Cuaca panas yang menerjang Kota Pematangsiantar dalam beberapa pekan terakhir memberi dampak pada pasokan distribusi air Perumda Tirta Uli ke rumah-rumah warga pelanggan.

Hal ini dikarenakan debit air di umbul mata air mengecil karena cuaca panas. 


Direktur Teknik Perumda Tirta Uli, Andarianto kepada reporter Tribun-Medan.com, Rabu (24/7/2024) meminta masyarakat paham dengan situasi saat ini.

Namun begitu perusahaan air plat merah Pemko Pematangsiantar ini akan memaksimalkan distribusi air sampai ke pelanggan. 


"Ya beberapa pekan terakhir kan, memang cuaca panas. Volume air di penampungan kita yang bersumber dari umbul mata air itu berkurang. Rata-rata kalau kasat mata dilihat, ketinggian airnya turun 5-15 cm," kata Andarianto. 


Andarianto menyampaikan, dengan kondisi umbul air yang berkurang tentunya distribusi air sedikit berkurang dibandingkan hari normal biasanya.

Sebab ada ruang udara dalam pendistribusian air lewat pipa-pipa ke rumah warga. 


Andar mengatakan bahwa kasus-kasus seperti berkurangnya volume air dari umbul akibat fenomena alam setiap tahun dialami oleh Perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar, tapi pada pertengahan tahun 2024 ini termasuk cukup parah. 


"Sebenarnya rutin ya ada fenomena cuaca panas. Tapi memang tahun ini yang agak parah kondisinya. Kita lihat aja misalnya umbul kita langsung terasa oh airnya berkurang," kata Andarianto. 


"Kita di Siantar ini kan, airnya memang bagus karena semua dari mata air. Bukan dari sungai seperti daerah lain," sambungnya. 


Andar mengatakan bahwa akibat distribusi air yang mengecil tentunya berdampak pada pembagian air ke rumah-rumah pelanggan, khususnya yang secara topografi berada di ketinggian. Apalagi saat jam-jam sibuk penggunaan air seperti pagi ataupun sore hari. 


"Walaupun begitu, kita sedang mengusahakan untuk agar kiranya air ini tetap sampai pada rumah-rumah pelanggan. Karena kita wajib memenuhi standar layanan," terang Andarianto. 


Dalam waktu dekat, kata Andar, Perumda Tirta Uli akan memaksimalkan layanan pelanggan seiring dengan adanya penyertaan modal Pemko Pematangsiantar kepada perusahaan sebesar Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD 2024.

(alj/tribun-medan.com

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter  dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved