Bangkai Ayam di Indekos

Kepling Tanjung Sari Ngaku Belum Terima Laporan Warga Terkait Temuan Bangkai Kalkun

Namun demikian ia menyatakan akan segera datang ke lokasi untuk melihat langsung apa yang dikeluhkan warganya.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
Tiktok alfredo_nainggolan_
Jepretan layar penemuan tumpukan bangkai ayam kalkun berada di dalam kamar mandi indekos kosong di Kota Medan. Temuan ini disebut lubang pembantaian dan dikaitkan dengan tumbal. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Yulike S Putri, Kepling 11, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang mengaku belum menerima aduan masyarakat mengenai bangkai ayam kalkun yang ditemukan dalam kamar mandi rumah kosong di Gang Duku, yang viral di media sosial.

Namun demikian ia menyatakan akan segera datang ke lokasi untuk melihat langsung apa yang dikeluhkan warganya.

"Saya belum menerima laporan dari masyarakat. Tapi segera ditindaklanjuti, dan datang ke lokasi,"kata Yuli, Rabu (10/7/2024).

Ketika dijumpai, Yuli langsung menelepon diduga pemilik wisma sekaligus kontrakan kosong lokasi ditemukan.

Dari penjelasan tersebut didapat kalau disitu memang sempat ada memelihara ayam kalkun.

Namun demikian belum diketahui secara pasti bagaimana ayam-ayam itu bisa mati di dalam kamar mandi.

"Menurut warga, memang ada yang memelihara ayam di situ, di Wisma tersebut."

Sebelumnya, beredar di media sosial seorang memperlihatkan tumpukan diduga bangkai ayam kalkun di sebuah indekos berada di Kota Medan.

Dalam rekaman video yang diunggah melalui akun tiktok @alfredo_nainggolan_ sejumlah bangkai ayam kalkun berada di kamar mandi indekos tersebut.

Terlihat, satu ekor masih bernyawa berada di dalam bak mandi.

Momen ini diambil oleh perekam dari atap rumah yang dibuka karena warga yang tinggal di lokasi mencium aroma tak sedap.

Alfredo Nainggolan, penghuni indekos sekaligus orang yang pertama kali menemukan bangkai menjelaskan kronologi penemuan tersebut.

Beberapa hari sebelum menemukan, ia mendengar suara seperti ayam batuk hanya beberapa meter dari kamar indekos nya.

Jarak antara indekos Alfredo dengan penemuan bangkai cuma berbatasan tembok sekitar 1 meter.

Beberapa hari setelah suara tersebut mulai mencium bau bangkai.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved