Berita VIral

Viral Polantas Medan Cekcok dengan Pengendara Motor, Kesal Difoto saat Melakukan Tilang

Sebuah video yang memperlihatkan Polisi Lalu Lintas (Polantas) Medan adu cekcok dengan pemotor wanita viral di media sosial.

|
TikTok @amchr___.
Pemotor wanita adu cekcok dengan Polantas Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Sebuah video yang memperlihatkan Polisi Lalu Lintas (Polantas) Medan adu cekcok dengan pemotor wanita viral di media sosial.

Adu cekcok antara polantas dengan pemotor wanita itu bermula karena polisi tersebut tak terima difoto oleh pemotor.

Kesal karena tak terima difoto, polantas itu kemudian disebut-sebut arogan ke pemotor wanita.

Momen keributan keduanya kemudian direkam oleh pemotor dan dibagikan ke akun TikToknya @amchr___.

Dalam keterangan unggahan itu, pemilik akun menjelaskan bahwa dirinya saat itu ditilang oleh polisi lantaran tak mengenakan helm.

Pemilik akun menyebutkan ia dan temannya kooperatif saat diberhentikan dan menerima tilang tanpa perlawanan.

Namun masalah muncul ketika petugas polisi tiba-tiba mendekati dan arogan memarahi wanita tersebut.

Saat itu, wanita tersebut sedang memegang ponsel untuk memotret motor dan memberi tahu bosnya bahwa ia ditilang.

Namun, petugas polisi dengan suara lantang melarangnya mengambil foto.

Padahal menurut pemilik akun, saat itu ia hanya mengambil foto sepeda motor, bukan foto polisi yang menilangnya.

“Dijam 17.45 WIB KITA DITILANG ! Dan kita kooperatif kita berhenti dan emang gada perlawanan atau penantangan kalau kita emg terima ditilang ! disini yang jadi masalah tau kenapa? saya perempuan dan PAKPOL ini tiba tiba marahin saya dan datengin saya seolah saya ini kriminal!,” tulis pemilik akun dalam keterangan unggahannya.

“Posisi sy pegang hp dan fotoin motornya bilang ke bos kalau saya ditilang (pap gitu) tiba tiba saya ditegur dimarah marah dengan suara lantang!! jangan foto foto saya beliau blg, pdhal saya ga foto diaa seperti pap biasa,” sambungnya.

Lebih lanjut, pemilik akun itu menjelaskan bahwa dirinya dan temannya tidak mengenakan helm karena mereka sedang dalam perjalanan dari Multatuli menuju Sun Plaza untuk mengambil helm sebelum mengantarkan wanita tersebut ke tempat kerjanya di Helvetia.

Ia merasa heran karena petugas polisi tidak menanyakan alasan mereka tidak mengenakan helm sebelum memberikan tilang.

Yang membuat wanita tersebut merasa sangat marah adalah cara petugas polisi menegur dan mendekatinya dengan kasar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved