Berita Viral

SAAT Banyak Kejanggalan Kasus Vina Cirebon, Polri Naik ke Peringkat 2 Sebagai Lembaga Citra Positif

Institusi Polri mengalami peningkatan indeks kepuasan publik. Kenaikan indeks kepuasan publik ini berdasarkan Survei Litbang Kompas sepanjang  27 Mei

Tayang:
HO
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi terhadap 483 perwira tinggi (Pati) dan Perwira menengah (Pamen).  

TRIBUN-MEDAN.com - Institusi Polri mengalami peningkatan indeks kepuasan publik. Kenaikan indeks kepuasan publik ini berdasarkan Survei Litbang Kompas sepanjang  27 Mei 2023 hingga 2 Juni 2024. 

Penilaian ini mendapatkan respons negatif dari warganet. Banyak yang mengakitkan dengan kinerja Polri di kasus Vina Cirebon. 

Diketahui, kasus Vina Cirebon menampilkan banyak kejanggalan. Mulai dari dugaan salah tangkap dan rekayasa kejadian. 

Polri dianggap belum mampu menuntaskan masalah yang terjadi pada 27 Agustus 2016 yang mengakibatkan sepasang remaja Vina dan Eky tewas dengan mengenaskan. 

Warganet menganggap kasus ini belum terpecahkan dengan sempurna. 

Di samping itu, survei menyatakan kinerja Polri memuskan publik. 

Tercatat pada tahun 2024 jumlah masyarakat yang puas dengan kinerja Polri sebanyak 73,1 persen, naik cukup tinggi dibandingkan tahun 2022 yang hanya 65,7 persen.

TINGKAH Pegi Setiawan Saat Rilis Kasus Vina Cirebon Disorot, Berontak Usai Konferensi Pers
TINGKAH Pegi Setiawan Saat Rilis Kasus Vina Cirebon Disorot, Berontak Usai Konferensi Pers (Instagram)

Sisanya sebanyak 22,5 persen responden menilai buruk, dan selebihnya menjawab tidak tahu.

Jumlah ini menempatkan posisi Polri di posisi kedua. 

Selain lembaga pemerintah, berdasarkan survei, publik puas dengan kinerja Joko Widodo dan Maruf Amin. Kepuasan itu mencapi 78 persen. 

Sekurangnya terdapat tujuh lembaga yang dinilai publik berhasil menunjukkan jaminan perlakuan hukum yang sama. Berikut uraiannya.

1. Tentara Nasional Indonesia (TNI)

89,4 persen responden mengaku puas dengan kinerja lembaga satu ini. Hanya 2,9 persen responden yang menilai buruk, dan 7,3 persen memilih tidak tahu. Tingkat kepuasan itu meningkat jika dibandingkan dengan data 2020 sejumlah 84 persen.

2. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Tercatat pada tahun 2024 jumlah masyarakat yang puas dengan kinerja Polri sebanyak 73,1 persen, naik cukup tinggi dibandingkan tahun 2022 yang hanya 65,7 persen. Sisanya sebanyak 22,5 persen responden menilai buruk, dan selebihnya menjawab tidak tahu.

Baca juga: Dulu Dicekoki Miras, Kini Kuda Nil Taman Safari Dikasih Pengunjung Makan Plastik, Pelaku Diburu

Baca juga: PILU Driver Ojol Dapat Orderan Fiktif 15 Bungkus Seblak, Warga Kasihan Lalu Patungan Bayar

3. Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

Sebanyak 68,6 persen responden menilai kinerja DPD telah baik, naik 5 persen dibanding tahun 2022. Responden menjawab tidak tahu berimbang dengan yang menilai buruk sebanyak 15,7 persen.

4. Kejaksaan Republik Indonesia

2. dua persen dari tahun 2022, sebanyak 68,1 persen responden mengaku puas dengan kinerja kejaksaan. Sisanya sebanyak 11,9 persen publik menilai buruk dan selebihnya menjawab tidak tahu.

5. Mahkamah Agung (MA)

Kepuasan publik terhadap lembaga satu ini juga naik dua persen dari tahun 2022 menjadi sebanyak 64,8 persen. Masyarakat yang menilai buruk hanya berjumlah 16,5 persen.

6. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Pada 2022 tingkat kepuasan masyarakat terhadap DPR tercatat hanya 48,1 persen. Tahun ini, angkanya meningkat drastis menjadi 62,2 persen. Hanya sekitar 28,5 persen masyarakat yang menilai buruk.

7. Mahkamah Konstitusi (MK)

Juga naik dua persen, masyarakat yang puas dengan kinerja MK tahun ini sejumlah 61,4 persen. Untuk yang tidak puas atau menilai buruk hanya berjumlah 19,3 persen.

Demikian data terbaru mengenai peningkatan kepuasan masyarakat terhadap lembaga pemerintan. Dalam konteks public relations (PR), kepuasan publik yang tercipta akan berbanding lurus dengan peningkatan citra positif suatu organisasi.

Respons Negatif Warganet

Kabar ini turut mendapatkan komentar pedas dari warganet. Warganet meninggalkan komentar kritikan terkait pencapaian ini di akun twitter (X) @Divisi Humas Polri

"Menurut hasil survei Litbang Kompas terkait citra Lembaga negara yang diselenggarakan pada 27 Mei-2 Juni 2024 melalui wawancara tatap muka kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak dengan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi. TNI-Polri menjadi Lembaga dengan citra positif teratas. Diketahui, tingkat kepercayaan metode tersebut mencapai 95 persen dengan margin of error plus minus 2,83 % ."

@wanto0110
Alhamdulillah dapat peringkat Pertama POLISI Terkorup di Asia Tenggara

Bravo TNI????????????????????????
Pejuang Keadilan

@AHijaualam
Aku ora melu maido, wes sak karep-karepe, cuma nyaluk tolong tulungono aku dadi korban Oknum Penyidik Polda Jatim, dokumen bukti tekku digelapno

kreatorjitu
@AwikF88383
GK kliru ta..???????????????

A.brata????????
@Abrata73647759

Pertahankan buang oknum2 yg membuat citra lembaga memburuk.
Tegakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: 7 Oleh-oleh Khas Medan yang Cocok Jadi Buah Tangan untuk Keluarga Tercinta

Baca juga: Tak Mau Kalah Lawan Luka Modric dkk, Italia Ganti 4 Starter, Nicolo Fagioli Bakal Dimasukkan

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved