Demo Karyawan PT Samawood Deli Serdang

Serikat Pekerja Sampaikan Kezaliman PT Samawood Deli Serdang

Serikat Pekerja yang ikut turun mendampingi ratusan karyawan PT Samawood Utama Works Industries melakukan aksi unjukrasa di depan gerbang perusahaan.

|
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Sekretaris SBMI Sumut, Suhib Nurido ketika mendampingi ratusan karyawan melakukan aksi unjukrasa dan menyampaikan aspirasi Rabu, (15/5/2024). 

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Serikat Pekerja yang ikut turun mendampingi ratusan karyawan PT Samawood Utama Works Industries melakukan aksi unjukrasa di depan pintu gerbang perusahaan membongkar dosa-dosa dan kezaliman perusahaan.

Pimpinan Serikat sempat menyampaikan aspirasi dengan lantang dengan pengeras suara.

Meskipun cuaca panas namun semuanya tetap semangat untuk berunjukrasa di depan perusahaan yang berada di Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Rabu, (15/5/2024).

Sekretaris SBMI Sumut, Suhib Nurido mengatakan aksi unjukrasa ratusan karyawan di depan perusahaan sudah tiga hari dilakukan.

Banyak hal yang saat ini mereka tuntut seperti penghentian PHK dengan semena-mena.

Ia menyampaikan kalau saat ini banyak pekerja buruh yang sudah rata-rata bekerja 30 tahun namun hanya diberikan kompensasi Rp 20 juta tanpa ada dasar hukum.

"Memang pekerja ditawari kerja kembali tapi putus hubungan sama Samawodd dan dialihkan sama Birojasa. Ada yang menerima dan menandatangani sebuah kontrak yang pekerja buruh nggak tau apa isinya dan tidak diberikan kesempatan untuk membacanya. Dari pengakuan yang sudah menerima mereka hanya tanda tangani yang kosong (kertas)," ujar Suhib.

Hal lain yan juga disampaikan oleh Suhib adalah soal adanya PHK terhadap pengurus serikat buruh yang ada di dalam perusahaan.

Ia menyebutkan ada 4 Serikat Buruh yang terdaftar di dalam perusahaan namun karena ingin memperjuangkan hak anggota di PHK secara sepihak. Mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara ikut diperlakukan semena-mena.

"Dalam persoalan-persoalan, serikat pekerja ini tidak dilibatkan sama sekali untuk menyelesaikan masalah. Kita minta harus dilibatkan. Perusahaan jangan buat aturan sendiri," kata Suhib.

Hingga berita ini diturunkan pihak managemen perusahaan belum bersedia untuk ditemui.

Melalui security perusahaan disampaikan kepada www.tribun-medan.com tidak ada managemen yang datang selama aksi unjukrasa terjadi di depan perusahaan.

(dra/tribun-medan.com).

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved